Sorry, Please, Thank You

” mommy mimi tutu donk donk donk, please”

“Terimakasih bikin tutu ini mommy ini mommy” ‎

” Oo sorry mommy, sorry” ‎

Rangkaian kalimat yang diucapkan anak-anak kepada saya setiap hari.
Mereka memilih kata PLEASE menggantikan kata TOLONG, karena TOLONG mereka artikan sebagai permintaan pertolongan jika ada hal ‘buruk’ (versi mereka) terjadi, semisal saat saya ‘paksa’ untuk mandi dan dalam kondisi tidak mau berhenti bermain 😅 mereka akan minta TOLONG kepada orang lain yang ada di rumah, entah ke Papa atau ke Popa Momanya (Opa Oma)‎. Sedangkan kata SORRY, mungkin secara pengucapan lebih mudah daripada kata MAAF.‎

Bahagia donk ya jika ada hal baik yang kita ajarkan mampu diserap anak-anak dan mereka jadikan kebiasaan. Itu baru hal kecil, tapi tidak bisa dianggap remeh kekuatan kata- kata yang biasa disebut dengan The Three Golden Words :

SORRY, PLEASE, THANK YOU

MAAF, TOLONG, TERIMA KASIH

Baik, mungkin saya sedikit melankolis, tapi Kata ‘terima kasih’ dari anak- anak memiliki pengaruh luar biasa pada saya. Bukan saya haus akan ucapan terima kasih. Sebetulnya mereka bahkan mungkin belum paham betul makna kalimat tersebut.

Tiga kata tersebut sebenarnya sangat sederhana, namun karena termasuk kategori ‘ilmu hati dan perasaan’, maka sampai juga di hati penerimanya. Kira- kira demikian. Sangat sederhana namun maksimal. Sekecil apapun bantuan yang kita minta, kita awali dengan kata ‘tolong’. Sekecil apapun kesalahan kita, kita sampaikan permohonan ‘maaf’ , dan Sekecil apapun bantuan yang kita terima, kita sampaikan ‘terima kasih’ Dan sayapun tak segan memberikan pujian saat mereka berhasil mengucapkan tiga kata tersebut

Tiga kata tersebut berlaku sebaliknya, dari kita ke anak- anak dan seyogyanya diterapkan diantara anggota keluarga yang lain. Nah, ini yang kadang kitanya sering ‘khilaf’ ( hayoo ngaku ;p ). Seberapa sering sih kita menggunakan tiga kata tersebut sehari- hari? Semisal pada pasangan atau orang lain dirumah.
Yang paling parah khilafnya biasanya saat pada Asisten Rumah Tangga (ART) ‎ “Bik, gorengin telor” “Bik, bersihin kamar” “Bik..bik..” Lah apa ini? ‎
Terus anak- anak yang mendengar jadi bingung, “Oo sama bibik g perlu ‘three magic words’ donk ya,” karena kan hanya seorang BIBIK.

Secara langsung maupun tidak kita telah mengajarkan untuk membeda-bedakan manusia, entah dari status sosial, entah dari usia dsb

Pernah suatu waktu, saat pergi ke MALL dan harus melewati pintu yang tidak otomatis, dengan saya mendorong stroller, karena tidak ada security yang biasa berjaga, tidak kurang akal saya berjalan mundur supaya pintu bisa terdorong dan terbuka. Ada sepasang ibu dan bapak berusia paruh baya yang ikut lewat tak lama setelah saya dorong pintu, dengan posisi saya masih menahan pintu agar stroller masuk dengan sempurna, mereka berlalu saja tanpa mengucapkan sepatah katapun pada saya. Hmm..‎ Apa karena saya berusia lebih muda sehingga mereka berfikir saya tidak layak mendapatkan ucapan terima kasih ya? Batin saya.‎

Sekali lagi, bukan karena saya haus ucapan terima kasih ya, it simply because thank you is the right things to say if someone do something for you, Right? It does not take away your credit, but definitely makes the other person happy.‎ 

Betapa banyak orang yang sudah dewasa dalam kehidupan sehari-hari lupa caranya ber-TERIMA KASIH, meminta TOLONG dan meminta MAAF. Padahal mampu menghargai orang lain minimal kita telah menghargai diri sendiri. Dengan mengajarkan anak- anak hal yang baik, sebetulnya saya juga mengajarkan diri sendiri untuk konsisten menjadi baik.‎ Well, secara langsung memang tidak bisa kita rasakan manfaatnya, dan bahkan mungkin banyak orang yang tidak peduli. Tapi paling tidak, kita mau melakukan sesuatu yang baik dan menunjukkan kalau kita menghargai serta menghormati orang lain. Siapapun itu, apapun status sosialnya dan berapapun usianya.  ‎ Bayangkan jika setiap individu di negara ini bisa saling menghargai dan menghormati, ‎which leads to a better society. IMHO.‎

VIVI ERMA

#ntms #tantanganmenulissepekan #rumbelmenulisiipjakarta #parenting #parentingstories #parenthood #motherhood #oktober2015 #latepostimg_20161128_171547_697000

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s