Belajar Keuangan dan Bisnis Bersama Abi Zumi

​Belajar Keuangan dan Bisnis bersama Abi Zumi #1
Alhamdulillah minggu lalu saya berkesempatan belajar tentang keuangan dan bisnis selama 3 hari di kuala lumpur, Malaysia.
Saya bersyukur karna dari Indonesia hanya 2 orang dari Singapore 2 orang dan 11 orang dari Malaysia. 
Saya bersyukur juga bisa ikut acara itu,karna bener-bener bermanfaat, walaupun ini pembelajaran termahal yang saya ikuti, karna  biayanya 4000 ringgit atau sekitar 12jt belum termasuk hotel dan penginapan. (Untung saya diundang khusus oleh panitia)
Dengan ikut kelas itu juga saya jadi tau, bagaimana mengelola keuangan, bagaimana meningkatkan dan mengembangkannya, kapan harus berinvestasi, investasinya kemana,dll
Selama ini walaupun saya sudah banyak belajar dan membaca tentang keuangan dan bisnis, tapi disana saya merasa tercerahkan. Karna yang disampaikan real , sederhana tapi powerfull.
Banyak hal yang saya dapatkan.karna full 3 hari dari pagi sampai larut malam kami belajar dan praktek tentang keuangan dan bisnis.
Sehingga tidak mungkin bisa saya posting detailnya disini dalam satu kesempatan. InsyaAllah akan saya cicil ya 🙂

Satu hal yang ingin saya sampaikan disini,sebagai oleh-oleh,  adalah tentang solusi bagaimana kita mencukupi kebutuhan kita.
Ada 2 solusinya jika kondisinya saat ini kita dalam kondisi kekurangan.

1. Tingkatkan pemasukan.

2. Kurangi pengeluaran.
Kita bahas satu persatu ya?

Bagaimana meningkatkan pemasukan? Ada banyak cara yang diajarkan, saya sampaikan 2 hal pertama dan yang paling mudah.
1. Dengan Menjual sesuatu.

Ya cara paling gampang dan tradisional mendapatkan uang adalah dengan berjualan. Jika ada modal kita bisa pergi ke grosir,beli agak banyak, dapat harga lebih murah, terus jual eceran. Atau saat ini di era internet kita bisa ajukan menjadi marketing/dropship,bantu menjualkan dan dapat komisi atau fee.
Dan waktu di Malaysia kemarin, kami dimodali 1 ringgit setiap orang, dan disuruh untuk mengembangkan nya menjadi 256 ringgit dalam waktu 12 jam. Dan ada 5 orang yang berhasil.sebagian sampai puluhan ringgit. Yang awalnya rasanya sulit dan gak mungkin.namun ternyata kami bisa mencapainya. Detailnya lain waktu saya sharing ya. karna panjang dan seru ceritanya.hehe
2. Menjadi Penghubung (broker/calo)

Kita punya mungkin 1000 kenalan dan teman yang punya berbagai profesi dan potensi, buktinya coba cek nomor Orang yang ada di Handphone kita. dan sebenarnya semua itu adalah peluang, karna kita bisa menjadi penghubung kepada orang lain yang mungkin membutuhkan produk dan jasa 1000 kenalan atau teman kita tadi. Dan ternyata banyak orang yang kaya raya karna senang malakukan hal ini. Dan hal ini sah-sah saja selama kita bersikap profesional. Misalkan ada teman kita yang punya keahlian arsitektur, terus kita membantu nya mencarikan orang yang membutuhkan jasa arsitek/desain. Maka wajar jika kita mendapatkan fee atau keuntungan jika kita bisa membantunya. Dan banyak contoh lain yang bisa kita lihat dan temukan disekitar kita.
Terkait mengurangi pengeluaran, saya bagikan 2 cara sederhana.

1. Mencari dan menutup sumber kebocoran
Ya, tanpa kita sadari keuangan kita sering bocor. Buktinya kita sering beli hal-hal yang sebenarnya gak kita butuhkan. Alias hanya keinginan. Terutama kalau lihat tulisan diskon, yang tak niat dibeli bisa jadi diborong 🙂 ayoo ngaku,benerkan?hehe mulai sekarang identifikasi apa kebiasaan dan sebab-sebab kebocoran keuangan kita.
2. Menghindari cicilan.

Kalau bisa beli cash kenapa harus cicil. Karna pasti jika kita mencicil ada margin yang diambil oleh si pemberi pinjaman. Walaupun ada kartu kredit yang menawarkan 0% tapi kalau kita telat membayarnya tetap saja kena denda. Dan ternyata info salah satu bank pemberi kartu kredit 90% pemilik kartu kredit telat membayar cicilannya. Dan disitulah mereka mendapatkan keuntungan lebih dan jadi kerugian buat kita. Namun untuk barang-barang yang nilainya semakin tinggi/cendrung meningkat, mencicil tidak mengapa seperti property.
Namun kunci dari ke 2 hal ini adalah kedisiplinan mencatat pemasukan dan pengeluaran. Kita harus pastikan uang yang kita keluarkan ini kemana dan akan jadi apa. Jika keluar untuk kebutuhan,investasi,amal, ya silahkan. Tapi jika karna INGIN,karna DISKON sebaiknya fikir kembali 2-3 kali sebelum memutuskan.
Toh nanti diakhirat kita juga akan ditanyakan uang yang kita dapat dari mana dan kita habiskan untuk apa. Maka biasakanlah dari sekarang lebih cermat dan berhati-hati. InsyaAllah dengan 2 kebiasaan ini kita bisa membuat keuangan kita lebih jelas dan hemat. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan kita dan bisa kita pertanggung jawabkan diakhirat.
InsyaAllah kalau kita punya ilmu dan keahlian menambah pemasukan dan mengurangi pengeluaran,seberapapun rezki yang kita terima akan dapat kita manfaatkan dan maksimalkan dengan baik.
Untuk yang ingin konsultasi atau belajar lebih detail boleh inbox saya.
Bagi yang ingin segera dan gak sabar mendapatkan sharing selengkapnya tentang hal-hal yang saya dapatkan selama di Malaysia boleh join dikelas Online saya, hari minggu tgl 4 dan 18 Des 2016 (2 pertemuan) pukul 20:30 hingga 22:00 biaya hanya 250rb. Peserta dibatasi hanya 25 peserta saja. InsyaAllah saya juga akan mendampingi anda sebulan penuh, untuk memperbaiki dan meningkatkan kondisi keuangan Sahabat semua.
Wallahu’alam.

Semoga bermanfaat

Bagi yang ingin share/copy dipersilahkan dengan mencantumkan sumbernya.
Abi Zumi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s