Pentingnya Pengasuhan di #2ThnPertama Usia Anak

​‎Oleh : Ibu Perwitasari, Psi dalam #SmartParenting

1. Mengapa topik ini penting? Banyak kasus seseorang terjadi di masa dewasa berakar dari masalah di #2ThnPertama hidupnya

2. #2ThnPertama a/ awal terbentuknya “basic trust” yaitu rasa aman pd diri sendiri yg mrpk kebutuhan dasar tiap manusia dan.. 

3. …dan modal untuk membangun kepribadian selanjutnya. hal ini tidak terlihat saat itu juga  #2ThnPertama

4. #2ThnPertama mrpk momen trjadi proses millenisasi/penguatan sambungan antar sel di sistem limbic, yg akan ngatur emosi anak 

5. #2ThnPertama jg momen terjadi penguatan batang otak yang mengatur pelepasan hormone adrenalin 

6. hormon adrenalin : hormon yang menggerakkan tubuh untuk bergerak cepat saat ada bahaya, entah dgn cara kabur atau melawan 

7. Jika pd #2ThnPertama anak terlalu sering dalam kondisi stes/tidak nyaman dan tidak terpenuhi kebutuhannya.. 

8. …sistem limbik tidak sempurna berkembang dan batang otak terlalu banyak menstimulus adrenalin, sehingga…  #2ThnPertama

9. …sehingga anak tidk mampu mengontrol emosi, bahkan muncul perilaku agresif, impulsif, tantrum. Ada kemungkinan berlanjut 

10. kebutuhan bayi #2ThnPertama bkn hanya berkaitan dgn kebutuhan fisik (makan-minum-ASI), tetapi juga kebutuhan psikologis… 

11. kebutuhan psikologis #2ThnPertama adalah dekapan, ciuman, belaian, obrolan yang memberikan kehangatan

12. Jika kebutuhan psikologis tidak terpenuhi, bisa muncul masalah saat dewasa. Tidak bisa sama setiap individu, umumnya sulit beradaptasi..

13. umumnya sulit beradaptasi, tdk nyaman pada diri sendiri, shg muncul masalah dgn diri sendiri dan orang lain #2ThnPertama

14. Jika muncul prilaku tantrum pada anak usia 2-3 thn, pahami apa kebutuhannya. tantrum a/ cara yg ia gunakan u/ komunikasi

15. tantrum jg berupa cara anak u/ mendapatkan apa yg ia inginkan. dari 2 hal itu, mana motif anak kita? 

16. Jika ternyata tantrum ini disebabkan cara komunikasi yg anak gunakan, terima perasaannya, dengarkan kebutuhannya dan salurkan emosinya

17. jika motif tantrumnya u/ dapatkan keinginan, terima perasaannya namun tdk selalu kabulkan. ia perlu tau tantrum bkn cara yg benar

18. anak yg basic trustnya terpenuhi di #2ThnPertama kehidupannya, akan menjadi anak yang percaya diri, nyaman dan yakin pada dirinya.

19. Yg ortu perlu lakukan pada anak usia #2ThnPertama : a. tidak sekedar memberi ASI (tapi tangan tak lepas dari gadget), ganti popok, dll..

19. a. lakukan hal itu dgn sentuhan lembut, belaian, ucapan/sapaan sayang, menyapa perasaan, juga do’a kebaikan untuk ananda

19. b. penuhi kebutuhan “attachment”: perlakuan kasih sayang, kelembutan, sentuhan fisik/dekapan,dekat/bergantung pd seseorang 

19. c. Pastikan ada konsistensi dan kontinuitas dalam kehidupan anak, seperti jadwal rutin termasuk konsistensi orang-orang yang mengasuh

19. c. Berganti-ganti pengasuh dlm periode yg cepat membuat anak kurang nyaman karena ia mengenali pola perilaku yang berbeda 

19. d. Memberikan investasi emosi positif pada anak. Anak dgn mudah merekam apa yang terjadi disekitarnya meskipun tdk terkait dgn dirinya

19. d. anak tdk paham hal itu tdk berkaitan dgn dirinya. Ia tetap merasa tdk nyaman n hal itu menjadi investasi emosi negatif 

20. Jika kebutuhan attachment ini terlanjur tdk terpenuhi di #2ThnPertama, bayar hutang! Namun bentuknya sesuai usianya 

21. Kata kunci attachment : rasa diterima dan rasa berharga. Penuhi kebutuhan sesuai konteks usianya. u/ remaja dgn ngobrol penuh penerimaan

22. Jika konteksnya ingin memeluk anak namun usianya sudah besar dan beda jenis kelamin dgn ortu, peluk dari samping u/ meniadakan sensasi..

23. u/ meniadakan sensasi dada bidang dan sensasi payudara 

24. Jika kita menyadari bahwa diri kita tumbuh tanpa attachment yg cukup, kita bisa menterapi diri

diri sendiri dengan bicara pd innerchild kita

25. Pastikan diri kita cukup puas dgn masa lalu, cukup nyaman dgn masa kini kita, karena muncratan emosi yg blm selesai bs terlempar pd anak.

26. kebutuhan anak pada #2ThnPertama sangat berpengaruh pada perkembangan seseorang hingga dewasa. 

27. pastikan kita mendidik anak kita sesuai kebutuhan perkembangan di tiap tahapan usianya#2ThnPertama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s