Saat Si Kecil Minta Mainan (#hari4 #komunikasiproduktif)

Sabtu, 28 Januari lalu saya mengikuti seminar parenting Money Management : Mengajarkan Anak Cerdas Financial Sejak Dini yang dipaparkan dengan sangat menarik oleh Bunda Elly Risman Psi.

Dan tibalah praktek di hari ahadnya, saat saya mengajak anak- anak untuk bermain ke playground di sebuah Mall di bilangan Jakarta Barat. Melewati sederetan toko mainan dengan pajangan yang ditata sedemikian rupa, mau tidak mau membuat mereka tertarik bukan hanya melihat tapi juga memegang, lalu berkata :

“Mommy.. kakak mau ini” sambil memperlihatkan mobil remote control bewarna biru metalik.‎

Here we go!‎

Saya : “Kakak kan sudah punya di rumah, kenapa mau beli lagi?”

Akhtar‎ : “Dirumah warna kuning, yang biru kakak belum punya”

Saya : “Kenapa kakak harus punya warna biru kalau sudah punya warna kuning?”

Akhtar terdiam, tampak berfikir. ‎

Akhtar : “Ini bagus lo Mommy, kakak suka. Nanti yang kuning buat dd aja, yg ini buat kakak”

Saya : “Kan yang dirumah juga bisa buat gantian, kenapa harus punya dua?, memang kakak punya uang buat beli?”

Akhtar : “Kakak g punya, tapi kan mommy punya”

Saya : “Mommy punya uang, tapi bukan buat beli mainan. Kalau kakak mau beli mainan, kakak pake aja uang tabungan kakak, mau?”

Dan pembicaraan tarik ulur mengenai membeli mainan dengan usaha menabung ini memakan waktu sekitar 15-20 menit, yang berakhir dengan si kakak mengembalikan lagi mainan itu ke tempat display semula. ‎

Yess!!! Saya bersorak dalam hati.

Kalau adeknya beda lagi,

“Mommy..ini kekpunya (kayak punya) di rumah ya”, semua mainan ditunjuk satu persatu. Lalu begitu menemukan mainan yang dia rasa belum pernah punya, dia bawa keliling toko mainan lalu berujung ke kasir.

Omo omo… . Saya menghela nafas panjang.

Saya : ” adeeekkk, adek mau ini?”

Qaleef mengangguk – angguk : ” iya”

Saya : ” Mainan adek kan sudah banyak, kalau beli- beli terus mau disimpan dimana? Adek memang bawa uang? nabung dulu ya yang banyak”

Tanpa banyak adu argumentasi Qaleef menurut. 

Saya dari dulu memang tidak mudah menuruti anak saat mereka meminta mainan , manis buahnya lambat laun saya rasakan sekarang. Pernah juga kok mereka acting out, tapi sejauh yang saya ingat masih dalam batas kewajaran.

Sepanjang perjalanan dari toko mainan satu ke yang lain sampai menuju playground, beberapa kali berulang kejadian dan dialog yang kurang lebih sama. Mereka memperjuangkan keinginan, dan saya tetap teguh pada pendirian 😀

Sepulang dari playground dan kami harus melewati sederet toko mainan lagi, Akhtar dan Qaleef menunjuk mainan yang tadi dan mengatakan pada saya akan menabung dulu untuk membeli. Saya lega rupanya kekonsistenan tadi sudah terinstall dengan baik. Semoga…‎

Yang perlu dipahami, dari kacamata psikologi, anak usia Akhtar dan Qaleef (3- 5 tahun) memang masih dalam masa egosentrisme, dimana dia menilai segala sesuatu dari sudut pandangnya saja. Alhasil, ketika menginginkan sesuatu, minta dituruti. Anak juga rasa ingin tahunya demikian besar sehingga ketika tertarik pada sesuatu ia bersikeras mendapatkannya. Karena belum dapat mengontrol keinginannya, anak usia ini sering bersikeras agar permintaannya dikabulkan seketika. Dia belum bisa menunda keinginannya. Oleh sebab itu, kita harus mengajarkan bagaimana supaya hal itu tidak menjadi keterusan dan tidak berdampak negatif terhadap perkembangan kepribadian si anak. Apa saja yang perlu dilakukan? Berikut di antaranya:

1. Jangan dimarahi
2. Ketauhi alasannya
3. Beri penjelasan
4. Ajarkan menunda keinginan‎
5. Ajarkan menabung
6. Jangan “obral” janji dan tepati jika terlanjur berjanji‎
7. J‎angan dituruti meski menangis

Good Luck!
Vivi Erma

30 Januari 2017
_Game Kelas Bunda Sayang_

Level 1

*TANTANGAN 10 HARI BERKOMUNIKASI PRODUKTIF*

#hari4
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Advertisements

4 thoughts on “Saat Si Kecil Minta Mainan (#hari4 #komunikasiproduktif)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s