Grafologi dalam Parenting – Laksmira Ratna Bayuardi

โ€‹๐ŸŒŽ Resume Webinar El Hana Learning Center

๐Ÿ—“ 15 September 2016 โฐ 10.00 WIB
๐ŸŒท GRAFOLOGI DALAM PARENTING ๐ŸŒท
Oleh : Laksmira Ratna Bayuardi, Dip. Child Psy., MHA. CAT.

(Praktisi Psikologi Anak, Grafolog, Art Therapy & Positive Psychology)

Mungkin banyak dari ayah bunda yang belum tahu bahwa ada makna tersembunyi dibalik tulisan bahkan coretan, gambar atau lukisan anak-anak kita? Begitu anak kita yang berusia sekitar 2-5 tahun sudah mampu memegang alat tulis ataupun lukis, kita dapat mengetahui apa yang sedang ia sampaikan mengenai dirinya sendiri.
Analisa coretan gambar anak (doodle) merupakan bagian dari ilmu grafologi.
Ilmu grafologi adalah ilmu yang mempelajari pesan yang terkandung dalam coretan tangan manusia, baik tulisan maupun gambar. Ilmu ini diyakini mampu mengkorelasikan pola-pola coretan yang dihasilkan tangan dengan kepribadian, karena merupakan manifestasi dari suatu bentuk penyampaian pesan dari alam bawah sadar seseorang. Tulisan tangan atau grafo yang dihasilkan setiap orang adalah unik dan individual.
Kaitannya dengan parenting, grafologi dapat menjadi alat atau tools observasi perkembangan dalam keluarga, kegunaannya tidak hanya untuk mengetahui bagaimana perkembangan anak anda, tetapi juga dapat melatih kreatifitas anda sebagai orangtua serta mencari dan menemukan kesepakatan dengan pasangan anda terutama dalam pola asuh atau parenting.
๐ŸŒท MANFAAT GRAFOLOGI
๐Ÿ”ต โ˜† Identifikasi :
Tulisan tangan dan tanda tangan seseorang dapat mengidentifikasi siapa dia tanpa diperlukan keberadaannya secara fisik.
๐Ÿ”ต โ˜† Ekspresi diri : 
Melalui tulisan tangan seseorang dapat menuangkan ide, pemikiran serta perasaannya dalam berbagai bentuk.
๐Ÿ”ต โ˜† Ingatan : 
Tulisan tangan meningkatkan kemampuan seseorang untuk mengingat informasi yang didapatkannya. Penelitian telah menunjukkan bahwa saat seseorang menulis dengan tangannya, ia akan lebih mudah mengingatnya karena tangan memiliki ingatan sendiri saat bergerak.
๐Ÿ”ต โ˜† Komunikasi : 
Tulisan sebagai alat berkomunikasi pada sesama sangat ampuh terutama disaat lisan tidak mampu mengkomunikasikan apa yang ingin diutarakan.
๐Ÿ”ต โ˜† Fisiologi :
Tulisan tangan meningkatkan kemampuan motorik
๐ŸŒท MENGENAL DOODLES
Doodles adalah coretan atau gambar yang dibuat oleh seseorang baik dengan konsentrasi penuh pada saat menggambar atau bisa jadi juga pikiran orang tersebut tidak sepenuhnya berada pada gambar atau coretan yang sedang dibuatnya, tidak masalah.
Doodles secara tidak langsung dapat mengungkapkan suasana hati maupun pikiran orang tersebut yang sedang menggambar. Bagi anak-anak serta orang dewasa pada umumnya, terapi doodles dapat melatih meningkatkan kreatifitas dan imajinasi serta membantu seseorang melihat suatu masalah dari sisi yang berbeda. Doodles juga sangat efektif sebagai alat komunikasi disamping bahasa verbal.
Bagi anak-anak dan dewasa, menambahkan suatu bagian atau merubah sedikit garis pada gambaran atau doodlesnya secara berkesinambungan dapat merubah sikap individu tersebut.
Menggambar bentuk-bentuk tertentu dengan ukuran berbeda dan letak gambar juga dapat mempengaruhi karakteristik seseorang tersebut baik anak-anak maupun orang dewasa.
๐ŸŒท DOODLES BAGI ANAK – ANAK DAPAT MEMBANTU UNTUK MELATIH :
๐Ÿ”ด โ˜† Pengembangan pribadi
Doodles memberi kesempatan pada anak-anak untuk berkreasi, menghargai dan membentuk diri, dengan menciptakan suatu seni, anak-anak dengan sendirinya akan terbangun percaya dirinya.
๐Ÿ”ด โ˜† Pengembangan fisik
Memberi anak-anak kesempatan untuk terlibat dalam aktifitas seni akan membantu melatih motorik halusnya, koordinasi mata dan tangan serta ketangkasannya.
๐Ÿ”ด โ˜† Pengembangan otak
Doodles dapat merangsang sel-sel otak, mengembangkan daya ingat dan budi pekerti anak karena pada dasarnya seni menggunakan seluruh otak dan merangsang kreatifitas.
๐Ÿ”ด โ˜† Alat komunikasi
Doodles dapat membantu anak untuk mengekspresikan perasaan dan pemikirannya yang dirasa sulit diungkapkan dengan kata-kata
๐Ÿ”ด โ˜† Terapeutik
Doodles termasuk warna dapat memfasilitasi emosi baik positif maupun negatif dan menyalurkannya keluar.
๐ŸŒท BERIKUT ADALAH TIPS YANG DAPAT BERMANFAAT DALAM MEMAHAMI SI KECIL AGAR KITA DAPAT MEMBANTUNYA MEMENUHI KEBUTUHANNYA SESUAI DENGAN MINAT & BAKATNYA :
๐Ÿ”ป๐Ÿ”บ Biarkan anak Anda menggambar apapun yang ingin digambarnya

๐Ÿ”บ๐Ÿ”ป Sediakan alat-alat dan media gambar yang ada yang dimiliki

๐Ÿ”ป๐Ÿ”บ Biarkan anak memilih warna dan mewarnai sesuai pilihannya
๐Ÿ’ Anda dapat mengeceknya sendiri di rumah melalui hal-hal berikut ini :
1โƒฃ Apakah si kecil senang bereksperimen? ๐Ÿฆ
Bila ia bereksperimen dengan beberapa alat tulis maupun gambar yang disediakan dihadapannya, maka ini menandakan bahwa si kecil memiliki keingintahuan yang besar terhadap hal-hal baru, ingin mencoba hal-hal baru yang menarik baginya, begitupun keinginannya untuk mengeksplorasi lingkungannya maupun lingkungan yang baru baginya.
Sebaliknya, apabila si kecil memilih hanya satu benda atau alat tulis maupun gambar yang ada dihadapannya dan mengabaikan alat tulis lainnya, maka kemungkinan besar ia memiliki kebutuhan yang kuat akan rasa aman dan nyaman baginya untuk mengeksplorasi apa yang menjadi ketertarikannya di dalam lingkungannya sebelum akhirnya ia berani untuk bereksplorasi di luar lingkungan yang dikenalnya dan mengekspresikan dirinya keluar.
2โƒฃ Berapa banyakkah ruang dalam kertas yang digunakan? ๐Ÿด
Bila si kecil memenuhi hampir seluruh ruang dalam kertas kosong yang anda berikan, maka kemungkinan besar ia memiliki ketertarikan untuk pergi, melihat, melakukan banyak hal dan memanfaatkan dengan baik setiap ruang yang ada dalam lingkungannya berada. Ia adalah seorang anak yang cenderung ekstrovert, menikmati berada diantara banyak orang atau teman, karena bagi seorang anak yang ekstrovert berada diantara banyak orang justru membuatnya mendapat energi yang lebih besar dan ekspresif.
Sebaliknya, apabila si kecil lebih senang menggambar/melukis di bagian tertentu pada kertas, dan gambarnya pun tidak begitu besar, maka ia cenderung introvert yang justru bila berada diantara banyak orang energi dan konsentrasinya akan melemah seiring kemampuannya berekspresi, seorang anak yang introvert akan lebih senang atau bisa menikmati kesendiriannya hanya dengan orang-orang terdekatnya yang membuatnya merasa aman/nyaman, dengan kata lain bila ia harus bekerja seorang diri hal itu tidak menjadi masalah baginya, atau justru akan membuatnya lebih leluasa dalam berekspresi, kreatif dan berenergi.
3โƒฃ Apakah si kecil suka menggunakan banyak warna atau sebaliknya? ๐Ÿต
Seorang anak yang memilih untuk menggunakan banyak warna dalam menggambar menandakan semangatnya yang besar untuk mengeksplorasi banyak hal baru maupun lingkungannya termasuk lingkungan yang baru, dan bila didukung dengan ukuran gambar yang juga cukup besar, maka sangat mungkin bahwa rasa percaya diri dan keberaniannya untuk mengekspresikan diri pada lingkungan luar yang lebih luas sudah mulai terbangun.
4โƒฃ Apakah si kecil tidak sabaran? ๐Ÿฎ
Apabila si kecil seringkali menggambar dengan terburu-buru, terlihat berantakan, tidak suka detail dan sangat cepat selesai atau mengaku merasa sudah lelah padahal ia baru menggambar sebentar, maka kemungkinan besar bahwa ia kurang menaruh perhatian/ kurang tertarik dengan hal- hal/ kegiatan yang bersifat detail dengan ruang gerak yang dibatasi.
5โƒฃ Apakah si kecil senang menggambar? ๐Ÿบ
Seorang anak yang senang menggambar pada medianya, menggunakan setiap ruang yang ada pada media gambar/ lukis untuk diisi, berukuran cukup besar dan juga menyukai detail pada gambarannya, kemungkinan besar ia sudah siap untuk belajar menggunakan konsentrasi yang lebih dan bersosialisasi lebih luas seperti di sekolah.
Namun walau bagaimanapun juga sebaiknya tetap dipantau dan didampingi dalam perkembangan kreatifitasnya agar kemampuan anak dalam berekspresi dapat maksimal dalam menghasilkan karya-karyanya yang positif seiring dengan kemampuannya beradaptasi di sekolah seperti yang diharapkan baik oleh orangtua dan terutama oleh anak itu sendiri.
 ๐ŸŒท TANGAN KANAN ATAU TANGAN KIRI ? โœ
๐Ÿƒ Pada usia sekitar 3 atau 4 tahun, seorang anak umumnya mulai menunjukkan pilihannya dalam menggunakan tangan untuk menulis. 
๐Ÿƒ Bila pada usia 5 tahun seorang anak masih berganti- ganti tangan dalam menulis dan mampu melakukannya dengan cukup baik dengan tangan kanan maupun tangan kiri,dan anda tidak yakin bila ia adalah pengguna tangan kanan atau tangan kiri, maka ada kemungkinan bahwa anak tersebut adalah termasuk ke dalam 5 persen populasi yang ambidextrous atau sangat handal. 
Lebih dari 30 tahun yang lalu, banyak orangtua serta guru yang masih memaksakan anak-anak atau siswanya untuk menulis dengan menggunakan tangan kanan. Perlu diketahui bahwa memaksa seorang anak untuk menulis dengan hanya tangan kanan dapat menyebabkan gangguan dalam emosi dan perkembangan anak tersebut, dan hanya akan menciptakan ketidakmampuan dalam belajar yang cukup akut bagi anak tersebut.               

  

๐Ÿƒ Usia memasuki 7 tahun  
Pada usia 7 tahun, sangat wajar apabila tulisan anak anda masih kurang rapih dan kurang beraturan bentuknya, hal tersebut dikarenakan perkembangan neuromuscular anak pada usia ini belum matang, itu sebabnya pada usia ini anak diajarkan mencetak/menjiplak bentuk-bentuk huruf atau tulisan untuk mempermudah serta melatih kemampuan otot anak dalam menulis. 
Kebanyakan anak di usia awal sekolah umumnya memiliki tulisan yang besar, canggung dan menurun. Anda tidak perlu khawatir karena di usia ini selain anak-anak sedang berlatih dan mematangkan otot- otot tangannya yang memang belum berkembang secara sempurna membuat mereka lebih cepat merasa letih dalam menulis apalagi tulisan yang banyak/ panjang, namun anda akan melihat kemajuan yang bertahap pada anak-anak anda seiring usia mereka.       
๐Ÿƒ Usia pra remaja hingga remaja
( 12 – 18 tahun )
Di usia ini sangat umum bagi anak- anak yang sebelumnya memiliki tulisan tangan yang lebih rapih mendadak menjadi kurang rapih dan terlihat lebih berantakan. Tidak perlu terlalu cemas karena secara teori tubuh anak di usia ini mengalami perubahan-perubahan hormonal, hal ini berpengaruh juga pada tulisan tangan anak anda. Uniknya, di saat yang sama pula biasanya orangtua ataupun guru merasa anak atau murid mereka lebih sulit dipahami dan emosi mereka dapat berubah dalam sekejap tanpa sebab yang pasti yang mereka sendiri tidak mengerti kenapa. Namun hal ini akan berangsur menjadi stabil seiring pertumbuhan usia dan fisik mereka dan kemudian mereka akan lebih memahami diri mereka sendiri secara bertahap.
Tentu saja seluruh penjelasan di atas tidak mutlak sama berlaku pada setiap anak karena setiap anak berbeda begitupun lingkungan yang membentuk mereka, maka akan sangat bijaksana apabila sambil anda mempelajari dan memahaminya anda juga didampingi pihak profesional.
Poin- poin di atas memang bisa dijadikan acuan pendamping, namun bukan hal yang mutlak, karena anak- anak mampu berubah sesuai perkembangannya. Terapi gambar atau doodles apabila diperlukan dan diinginkan juga dapat membantu/ mendukung anak berkembang lebih seimbang pada sisi yang dibutuhkan, apapun dan bagaimanapun gambar, coretan atau lukisan anak adalah suatu hal yang harus kita hargai, dukung dan perhatikan sebagai hasil karya ekspresi, eksistensi dan terutama, komunikasi. Itu sebabnya jangan lupa tanyakan pada anak mengenai cerita dan tokoh yang ia gambar. 
Selamat mencoba!
โ—‹โ—โ—‹โ—โ—‹โ—โ—‹
๐ŸŒท PROFIL NARASUMBER
Laksmira Ratna Bayuardi, Dip. Child Psy., MHA. CAT. , ibu dua anak yang akrab dipanggil Bu Mia ini adalah praktisi Psikologi Anak dan Positive Psychology, Grafolog. Lahir di Jakarta, 31 Agustus 1978, Bu Mia adalah pembina beberapa komunitas antara lain Playschooling Tomat, Komunitas Ibu Belajar, Tim komunitas Belajar Lompat dan masih banyak lagi.
๐Ÿ“š Buku karya beliau yang telah terbit adalah : 
๐Ÿ“š Doodles bersama Amiratih & Bimo

๐Ÿ“š Tulis & Doodles

๐Ÿ“š 1 Hari bersama 5,  dan

๐Ÿ“š Grafologi dalam Parenting
๐Ÿ“ฎ Kontak :
IG ๐Ÿก @laksmira_loopnhook_graphology

FB ๐ŸŒ laksmira loopnhook graphology

Email โœ‰ laksmira.bayuardi@gmail.com

Salam,

_Admin_
๐Ÿ”š

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s