Melepas Baju (Melatih Kemandirian)

Tantangan 10 Hari Apresiasi Kemandirian

#Day2
Pagi ini, tak seperti biasanya, Qaleef begitu bangun tidur langsung menuju kamar mandi.

Dia melepas celana, pampers dan kaos dengan cukup susah payah ✔

Ternyata dia risih, bajunya basah terkena pampers bocor karena kepenuhan. 

Dia letakkan bajunya di bak baju kotor ✔ 

dan membuang pampersnya di lantai kamar mandi ❌

Saya meminta dia untuk mengambil pampers itu dan membuangnya di tempat sampah yang berada di dalam kamar mandi. Tapi rupanya dia sedang sibuk menuang air di bak baju kotor dan kemudian menyiram badannya. Tidak tahan akan bau pesing, dia ingin segera mandi.

Baiklah pikir saya, “Kali ini Mommy yang buang, tapi lain kali adek sendiri ya, ini buangnya di sini,” sambil saya contohkan membuang pampers ke dalam tempat sampah. Dia mengangguk.

Setelah memakai sabun dan shampoo, yang masih banyak dibantu oleh Mommy 😋 Waktunya sikat gigi. Di rak wastafel dia melihat ada botol susu kotor kakaknya. Setelah menyikat gigi dengan sangat singkat 😑 (tidak mau dibantu), dia ambil spon cuci botol dan mulai mencuci botol kakaknya. 

Beberapa saat kemudian, “Mommy, dede’ udah cuci botol kakak”, dengan wajah berbinar.

“Good job, thank you adek Qaleef sudah bantu Mommy cuci botol Kakak. Sekarang mandinya udahan ya”

Tidak seperti saat melepas baju, memakainya masih butuh berkali – kali lagi latihan bagi Qaleef. Seringnya saya yang kurang sabar dan mengambil alih karena terburu- buru ingin mengerjakan hal yang lain 😁

Berikut tips sederhana yang bisa diajarkan pada si kecil untuk melepas bajunya sendiri :

Diawali dengan Melepas Kaus
Ketika hendak mengganti baju biasanya bagian pertama yang paling sering dilepaskan terlebih dahulu adalah bagian kaus. Nah, cara ini pun bisa anda terapkan pada si kecil. Melepas kaus adalah hal paling mendasar dalam mengajari buah hati cara berganti baju. Untuk mengajarkan hal ini padanya, maka mintalah ia untuk memegang bagian bawah bajunya, tarik ke atas dengan perlahan dan buka melewati kepalanya hingga kaus terlepas. Ingatlah, minta anak melakukannya dengan perlahan, karena ketika terburu-buru, hal ini malah akan semakin sulit dilakukan. Pada akhirnya, ketika anak menemukan kesulitan dalam tahap awal mereka belajar yang dikhawatirkan adalah anak merasa enggan untuk melanjutkan apa yang mereka pelajari.
Melepas dan Memakai Celana
Nah, setelah bagian kaus sudah terlepas, sekarang minta anak untuk melepaskan celananya. Bagian ini umumnya akan lebih gampang daripada melepaskan kaus atau baju bagian atas. Untuk melepaskan celana, mintalah anak untuk menarik ke bawah celananya dan lepaskan melewati kedua kakinya. Seperti yang dilakukan sebelumnya minta pula anak untuk melakukan cara ini dengan perlahan, apalagi saat celana yang ia gunakan adalah celana yang ketat yang fit di tubuhnya. Jika dilakukan dengan terburu-buru bisa jadi anak terjatuh dan merasa kapok. Sementara itu, untuk mengenakan kembali celana bisa dilakukan dengan kebalikannya dari melepaskan dan caranya pun mudah.
Selamat mencoba!

#Level2

#KuliahBunSayIIP

#MelatihKemandirian

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s