Review Tantangan Melatih Kemandirian Anak

_Review Tantangan 10 Hari Kelas Bunda Sayang #1 Materi #2_

*MELATIH KEMANDIRIAN ANAK*



Bunda, terima kasih sudah menyelesaikan tantangan 10 hari tentang “MELATIH KEMANDIRIAN ANAK”. 

Pekan ini kita akan review berbagai pola kemandirian yang telah Bunda lakukan bersama dengan anak-anak di rumah. 
Yang pertama, kami akan mengapresiasi bunda semua  yang sudah komitmen melakukan tantangan 10 hari ini : 
🎖 Selamat untuk para Bunda, yang berhasil menyelesaikan tantangan 10 hari ini sampai dengan tanggal 11 Maret 2017, dengan berbagai kondisi, ada yang konsisten setiap hari, lompat-lompat,maupun dirapel dan minta dispensasi.
Bunda berhak  memperoleh badge *YES,  I CAN*💪💪 
🎖🎁Bagi  Bunda  yang berhasil menyelesaikan tantangan di game level #2 ini sampai tgl 11 maret 2017 , praktek setiap hari dan baru bisa posting / dikumpulkan portofolionya dengan cara dirapel atau lompat-lompat,
 Bunda berhak mendapatkan tambahan badge 

*You’re EXCELLENT*
Alfa Adistia Afandy

Andi Sri Astiana

Anugrah Fadreny Zab

Aprillia Rhamadhany 

Arifatul Wahyu

Arrissa Fauzia Rachman

Ayrisni

Azwita Healthy

Betty Arianti

Citra Ray Sanky Augustin

Damayantie Arsan

Defi Sulistyana

Desy Kusuma Dewi

Dina Riandani

Dineu Maulani

Dwi Indah

Dyas Purnamasari

Efi Femiliyah

Eka Susanti 

Endah Tri Hastuti

Enny Prima Putri

Ety Wahyuni

Evi Kumala Kusumastuti

Farida Ariyani

Fahrina Misbah

Fatkhiatur Rohmah

Febrin Nur Aisyah

Fiena Rifanty Arifin

Finny Hiraini Noor Azizah

Fitri Purbasari

Fitriana Utami Hatta

Fitriani Sri Winarsih

Friska ike pratama

Gina Hendraswati

Handayani Retno Hapsari

Hardianti Asri

Henny Wilda 

Heryuni

Ida Rezeki B Butarbutar 

Iis Rahmawati

Ilva Nur Indah Sari

Ingrid Maisaroh

Insania Zakiyah

Intan Dwiningtyastuti

Irma Puspitasari

Irma Suryani lubis

Ismi Fauziah

Ismiaty Fadliha

Izzatul Muafiroh

Karina Nastiya

Kartika

Kartika Rizki Dwijayanti

Kishartati

Lendy Kurnia Reny

Liya Wahyuni

Maharani Purnamasari

Maya O. Rismala

Mekarisma Fatmasari

Milfa Yeni

Mustika Amalia Wardaty

Nesri Baidani

niken Marettika Konrat

Nina Rokayah

Nourma Devita Pratiwi

Novy Novita Pandansari

Nur Hadijah Yunianti 

Nur Hayati

Nur’aini

Nurhalita Diny

Prajwalita Cininta Nareswari

Prima Dona Dewi Yanuari

Puspaning Dyah FC

Putri Nur An Nissa

Ratna Palupi

Ratna Zahara

Ria Arianty

Ria Nurfitriani Dewi

Rifa Srihidayati

Rima Melanie Puspitasari

Rini Mardia

Risa Ferina Nita Budiarti

Rizki Senen

Sapta Handayani

Saroh Darojah

Savira Mega Putri

Shanty Irawati

Shofiyah Nashirotul Haq 

Sinardi

Siti Aisah

Siti Khoiriyah

Siti Rohmahwati

Sri Prihatiningsih

Sri Wahyuningrum

Sri Wulandari

Srieheny Kania Dewi

Susi Firdausa

Tahiyatur Ratih

Tamia Dian Ayu Faniati

Tri Putri Yuniarti

Trian Sukma Ramdhani

Tsalits Najatul Baroroh 

Ummi Haajiroh Mustajab

Uswatun Hasanah 

Wahyu Lissetiarani

Wenny Wahyuningrum

Widitra Maulida

Windhy Pratiwi

Wiwik Wulansari

Yessy Liana Putri

Yulianti

Yusrika Syarif

Zaenab Dwi Ujiani

Zuhriyyah Hidayati

🎖🎁🎁 Daaan…inilah Bunda-Bunda yang berhasil konsisten menjalankan tantangan 10 hari secara berturut-turut sampai akhir, baik praktek maupun mempostingnya setiap hari tanpa jeda, 
Bunda berhak menyematkan badge 

*You’re OUTSTANDING PERFORMANCE*

Fadilla Febrina Hayatussalam

Fitrah Syawaliyah

Putri Kunanti

Shakina Daulika Prusdani

Sindu Atmalia

Tika Rosida Yuliati

Vivi Ermawati
Selamaat, selain dapat bagde tambahan,  tulisan anda juga berhak untuk diikutkan di seleksi tulisan bunda sayang tingkat nasional, daaan satu lagi dapat kesempatan menjadi narasumber untuk share kesuksesan di grup lain.

Sekali lagi KONSISTENSI masih diperlukan di tahap bunda sayang ini, karena Konsistensi adalah sebuah usaha untuk terus menerus melakukan sesuatu sampai  tercapai tujuan akhir. 
Sikap/sifat yang gigih dan rajin ini akan menjadikan seseorang yang biasa-biasa menjadi luar biasa.

KEMANDIRIAN erat sekali kaitannya dengan KONSISTENSI, seberapa konsisten kita melatih anak-anak untuk mandiri, akan berpengaruh pada  seberapa besar tingkat keberhasilan kita melatih anak-anak untuk menghadapi kehidupannya kelak tanpa bergantung pada orang lain.

Anak mandiri adalah anak yang mampu berpikir dan berbuat untuk dirinya sendiri. 
Seorang anak yang mandiri biasanya aktif, kreatif, berkompeten di bidangnya, tidak tergantung pada orang lain dan tampak spontan. Inilah beberapa  life skill yang perlu dimiliki oleh anak.

Ketika hari ini bunda bersusah payah melatih kemandirian anak-anak kita, maka 
*_Jangan pernah menyerah, walau kadang kita merasa lelah_*

Hasilnya akan bunda lihat dalam beberapa tahun mendatang, tidak seketika. Sehingga hal inlah kadang yang menggoda keteguhan kita untuk bersungguh –sungguh mendidik kemandirian anak kita. 

Karena kalau kita berhenti melatih kemandirian anak akan muncul perilaku negatif yang dapat menjauhkan anak dari kemandirian di usia selanjutnya.

Gejala-gejala tersebut seperti contoh di bawah ini:

a. *Ketergantungan disiplin kepada kontrol luar, bukan karena kesadarannya sendiri* Perilaku ini akan mengarah kepada perilaku  tidak konsisten.
b. *Sikap tidak peduli terhadap lingkungan sekitarnya, anak mandiri bukanlah anak yang lepas dari keluarganya melainkan anak yang tetap memiliki ikatan batin dengan keluarganya tetapi tidak bergantung pada keluarganya* 

c. *Sikap hidup kompromistik tanpa pemahaman dan kompromistik dengan mengorbankan prinsip* Gejala masyarakat sekarang yang meyakini segala sesuatunya dapat diatur adalah bentuk ketidakjujuran berfikir dan bertindak serta kemandirian yang masih rendah.

Kalau melihat gejala-gejala di atas, menyelesaikan tugas kemandirian anak  sekarang, sifatnya menjadi wajib dalam membangun peradaban dunia ini. Karena merekalah nanti yang disebut generasi penerus pembangun peradaban.

Berikut beberapa indikator yang bisa bunda lihat untuk melihat tingkat keberhasilan anak-anak kita secara global. 
☘Ciri khas kemandirian anak :

a. *Anak mandiri mempunyai kecenderungan memecahkan masalah daripada berkutat dalam kekhawatiran*
b. *Anak mandiri tidak takut dalam mengambil resiko karena sudah mempertimbangkan hasil sebelum berbuat*
c. *Anak percaya terhadap penilaian sendiri, sehingga tidak sedikit-sedikit bertanya atau minta bantuan*
d. *Anak memiliki  kontrol yang lebih baik terhadap kehidupannya*

Menurut Masrun dkk dalam bukunya jurnal kemandirian anak, membagi kemandirian dalam lima komponen sbb :
a. *MERDEKA*, anak bertindak atas kehendak sendiri, bukan karena orang lain dan tidak bergantung orang lain
b. *PROGRESIF*, berusaha mengejar prestasi, tekun, terencana dalam mewujudkan harapannya.
c. *INISIATIF* , mampu berpikir dan bertindak secara original, kreatif dan penuh inisiatif

d. *TERKENDALI DARI DALAM*,  individu yang mampu mengatasi masalah yang dihadapi, mampu mengendalikan tindakannya serta mampu mempengaruhi lingkungan .
e. *KEMANTAPAN DIRI*, memiliki harga diri dan kepercayaan diri, percaya terhadap kemampuan sendiri, menerima dirinya dan memperoleh kepuasan dari usahanya.

Kemandirian-kemandirian tersebut di atas akan sangat penting kita persiapkan hari ini, karena anak-anak kita nanti akan memasuki pendidikan abad 21, yang memerlukan ketrampilan kemandirian yang  lebih untuk mencapainya.

_Sumber Bacaan :_

_Masrun dkk, Jurnal Kemandirian Anak, diakses melalui http://www.lib.ug.co.id, pada tanggal 13 Februari 2016_
_Institut Ibu Profesional, Bunda Sayang : Melatih Kemandirian Anak, Gaza Media,2016_
_Trilling dan Fadel, 21st century skills, 2009_

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s