Managing Toy Clutter

Family Project

#Day3
Mengajak anak membereskan mainan itu satu hal, membuat mereka konsisten melakukannya adalah hal lain πŸ˜…

Mainan anak -anak ini luar biasa banyak masyaAllah. Lego saja ada empat jenis berbeda, dan masing- masing berjumlah puluhan. Belum Hot Wheels, satu set alat bermain playdough dlsb.

Do your kids get bored with their toys?

Does clean up take forever?

Toy rotation saved my sanity.

Before we started rotating toys, every toy would be dragged out and dumped out creating a gigantic mess.  

I don’t think toys were even played with but rather just dumped out on the floor!

and I could not take it anymore!  

Karena mereka suka memainkan satu jenis mainan di satu waktu, yang sudah tidak dimainkan saya simpan dalam kontainer besar dan tertutup. Ditumpuk 4 πŸ˜…. Jadi selain untuk kerapian, supaya seperti bertemu mainan baru saat mainan yang disimpan itu dikeluarkan dan jelas lebih awet!

Kali ini anak- anak sedang menggemari permainan open- ended. Mainan yang ada juga beralih fungsi, semua mendukung replika sebuah kota. Kardus bekas, kotak cereal dan susu menjadi tembok, meja belajar dijadikan lahan parkir, tisu atau handuk putih kecil menjadi hamparan salju. Imajinatif.

Seperti yang saya ceritakan di Family Project #Day1, akhir -akhir ini rumah kami kedatangan berkoloni- koloni semut, sehingga harus lebih sering dibersihkan. Kami berjibaku menghalau semut- semut itu supaya tidak membuat sarang baru di rumah kami, apalagi sampai bersarang di mainan anak – anak.

Hari pertama sukses, Akhtar dan Qaleef mau membereskan mainannya, bahkan membantu menyapu dan mengepel. Serangan kami terhadap semut- semut itu memang cukup massive, sehingga di hari kedua dan ketiga mulai berkurang jumlahnya, mungkin karena itulah anak – anak tidak lagi mau membongkar replika kota yang telah mereka bangun dengan susah payah πŸ˜… merasa tidak lagi terganggu oleh semut – semut itu.

Sepertinya saya membutuhkan strategi lebih baik dan efektif. Misal untuk tempat penyimpanan mainan, sebaiknya saya menyediakan tempat yang menarik, dan bisa dipilah- pilah. Ada satu laundry basket yang beralih fungsi menjadi tempat menyimpan mainan yang sedang digunakan, maksud saya supaya menghemat tempat. Karena di pool menjadi satu itulah, anak – anak harus membongkarnya jika sedang mencari mainan. Ada beberapa tempat mainan dari kardus bekas buatan saya, tapi kurang awet, karena bisa sobek dan tidak tahan air 😁. Sampai dengan saat ini saya masih mencari ide toy storage dengan harga terjangkau, yang tidak memakan tempat dan terpenting menarik untuk anak – anak.

FAMILY PROJECT :

MANAGING TOY CLUTTER WITHOUT A PLAYROOM – Making Home Base

Step 1 ➑ Mencari ide πŸ’‘ tempat penyimpanan yang menarik. Membuatnya sendiri dan dibantu oleh anak – anak. Since it’s a family project πŸ˜‰

Sumber foto : Pinterest


Step 2 ➑ Membelikan anak- anak alat kebersihan yang menarik dan tidak terlalu besar ukurannya. Lap dengan gambar karakter favorit mereka – Cars .

Step 3 ➑ Membuat jadwal area mana di dalam rumah yang boleh dipakai untuk bermain. Membuat jadwal bebersih (merapikan mainan) setiap hari pada jam 9 malam.

Step 4 ➑ Mengajarkan konsekuensi dengan membuat kesepakatan, jika mainan tidak dibereskan, maka akan dipindah ke gudang.

That’s all for todays folks.


Vivi Erma 🌝


#TantanganHari3

#Level3

#MyFamilyMyTeam

#KuliahBunsayIIP

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s