Gaya Belajar & Kecerdasan Visual Spasial

#Day4

GAME GAYA BELAJAR ANAK

 

17-04-24-22-08-53-043_deco.jpg

 

Hari ini Akhtar sedang belajar menulis huruf dan angka. Saya mengenalkan mengikuti kurikulum di sekolahnya –  sentra persiapan (pengenalan huruf dan angka). Siswa diajarkan minimal menuliskan namanya sendiri di setiap hasil karya mereka. Sudah beberapa minggu tapi masih ada beberapa huruf dan angka yang penulisannya terbalik. Saya tidak serta merta mengoreksi (Akhtar anti diintervensi 😅) tetapi di kali lain – sesi khusus – saya perlihatkan buku berisi huruf dan angka.

Cara menangkap huruf dan angka dan menuliskannya rupanya tidak secepat Akhtar saat menangkap bentuk atau rancang bangun. Saat pergi ke Mall, Akhtar tertarik sekali mengamati maket gedung yang dipajang, kemudian di rumah dia bisa langsung “mengcopy”, dalam bentuk lego maupun gambar.

Secara tak sengaja, saya menemukan literatur mengenai KECERDASAN VISUAL SPASIAL. Apa hubungannya dengan Gaya Belajar Visual ya?

Kecerdasan ini merupakan kemampuan memahami bangun tiga dimensi (ruang secara tepat). Kecerdasan ini meliputi kepekaan pada warna, garis, bentuk, ruang dan hubungan antar unsur-unsur tersebut. Kecerdasan ini meliputi kemampuan membayangkan, dan menyampaikan ide dalam bentuk gambar dua maupun tiga dimensi. Kemampuan yang terkait dengan kecerdasan visual-spasial adalah:

1)      Mengenal bentuk, misalnya bentuk-bentuk geometri (bola, lingkaran, balok, wajik, segitiga, kubus, dll)

2)      Mengenal warna

3)      Membuat bentuk atau rancang bangun

Kecerdasan visual spasial memuat kemampuan seorang anak untuk memahami secara lebih mendalam mengenai hubungan antara objek dan ruang. Anak-anak ini memiliki kemampuan menciptakan imajinasi bentuk dalam pikirannya, atau menciptakan bentuk- bentuk tiga dimensi. Setelah dewasa biasanya mereka akan menjadi pemahat, arsitek, pelukis, desainer, dan profesi lain yang berkaitan dengan seni visual.

Psikolog perkembangan anak dari Klinik Anakku, Ike R Sugianto mengatakan cerdas visual spasial adalah kemampuan memahami, memproses, dan berpikir dalam bentuk visual. Anak dengan kecakapan ini mampu menerjemahkan bentuk gambaran dalam pikirannya ke dalam bentuk dua atau tiga dimensi. Pemahaman tata letak, arah dan posisi yang baik juga bagian dari kecerdasan ini. “Anak yang cepat menghafal jalan di usia 3-4 tahun bisa dikatakan cerdas visual spasial,” katanya.

(Akhtar dan Qaleef cepat sekali menghafal jalan) MasyaAllah tabarakallah.

Anak dengan kecerdasan ini, lanjutnya, bisa terlihat anak mudah dan cepat memahami konsep visual-spasial serta terlihat antusias ketika melakukan aktivitas yang berkaitan dengan kemampuan ini seperti bermain puzzle, lego, balok-balok, menggambar dan mewarnai dan membuat peta. Misalnya ketika anak Anda berusia 4-5 tahun diminta membangun rumah-rumahan dari balok, jangan kaget melihatnya menyusun balok dengan tepat dan cepat tanpa bantuan pola atau contoh gambar. (THIS!!!)

Menurut Howard Gardner, profesor pendidikan dari Harvard University, AS, dalam bukunya Multiple Intelligences, anak yang memiliki kepintaran visual akan dapat menyelesaikan masalah ruang (spasial). Anak mampu mengamati dunia spasial secara akurat, bahkan membayangkan bentuk-bentuk geometri dan tiga dimensi, serta kemampuan memvisualisasikan dengan grafik atau ide tata ruang (spasial). “Anak dengan kecerdasan visual spasial adalah pengamat dunia, mereka peka terhadap tanda-tanda alam dan mengamatinya secara menyeluruh,” ujarnya.

Dari hasil penelitian yang dilakukan Gardner, orang-orang yang memiliki kepintaran visual spasial ini lebih banyak dipengaruhi otak kanan, yaitu bagian otak yang bertugas memproses ruang. Namun, sambung Gardner, kecerdasan ini bukan hanya anugerah semata dari Tuhan Yang Maha Esa tapi juga bisa ditumbuhkan. Asalkan orangtua bisa menstimulasi kemampuan ini melalui beragam kegiatan. Biasanya anak tipe ini sangat menggemari permainan-permainan ‘melihat melalui pikiran’ seperti menggambar atau membayangkan obyek dan permainan acting atau berpura-pura. “Latihan bisa diterapkan saat anak di usia balita awal lewat kegiatan sehari-harinya.”

Cara mengembangkan kecerdasan visual spasial pada anak :

  1. Menggambar dan menulis
  2. Mencoret-coret
  3. Menyanyi, mengenal dan membayangkan suatu konsep
  4. Membuat prakarya
  5. Mengunjungi berbagai tempat
  6. Melakukan permainan konstruktif dan kreatif
  7. Mengatur dan merancang

Komponen Kecerdasan Visual Spasial

Komponen inti dari kecerdasan visual spasial adalah kepekaan pada garis, warna, bentuk, ruang, keseimbangan, bayangan, harmoni, pola dan hubungan antar unsur tersebut. Komponen lainnya adalah kemampuan membayangkan mempresentasikan ide secara visual dan spasial, dan mengorientasikan diri secara tepat. Komponen inti dari kecerdasan visual spasial benar-benar bertumpu pada ketajaman melihat dan ketelitian pengamatan.

Indikator Kecerdasan Visual Spasial Anak Usia Dini

  1. Anak menonjol dalam kemampuan menggambar, mampu menunjukkan detil unsur daripada anak-anak sebayanya.
  2. Anak memiliki kepekaan terhadap warna, cepat mengenali warna , serta cepat dan mampu memadukan warna dengan lebih baik daripada anak-anak sebayanya.
  3. Anak suka menjelajah lokasi di sekitarnya dan memperhatikan tata letak benda-benda disekitarnya, serta cepat menghafal letak benda-benda.
  4. Anak menyukai balok atau benda lain untuk membuat suatu bangun.
  5. Anak suka melihat-lihat dan memperhatikan buku yang berilustrasi atau buku-buku penuh gambar.
  6. Anak suka mewarnai berbagai gambar yang ada di buku, menebalkan garisnya dan menirunya.
  7. Anak menikmati bermain kolase dari berbagai unsur
  8. Anak memperhatikan berbagai jenis grafik, peta dan diagram.
  9. Anak menikmati foto-foto di album
  10. Anak senang bercerita tentang mimpinya.
  11. Anak senang dengan profesi yang terkait dengan penggunaan kecerdasan visual spasial secara optimal seperti pelukis.
  12. Anak dapat merasakan pola-pola sederhana dan mampu menilai pola mana yang lebih bagus dari pola lainnya.

Sepertinya saya tidak perlu khawatir tentang penulisan huruf dan angka yang masih terbalik, mudah- mudahan 😄 .

 

Vivi Erma 😊

 

#Tantangan10Hari

#Level4

#GameGayaBelajarAnak

#KuliahBunsayIIP

 

🌍 Sumber Bacaan :

• anak-usiadini.blogspot.com

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s