Sudah Adzan, Sholat Yuk!

Tantangan 10 Hari | Level 10 | Kuliah Bunsay | Grab Your Imagination | Day#9

Adzan dhuhur berkumandang sebagai seruan untuk melaksanakan ibadah sholat.‎

“Allahuakbar.. Allahuakbar..”

“Wah sudah Dhuhur.. kita sholat dulu yuk,” ajak Monsta.

“Ah nanti saja sekalian, tanggung nih, masih ada beberapa bangunan lagi yang ingin kulihat.” ujar Mario.

Teman-teman kita sedang mengunjungi kota bersejarah yang penuh bangunan kuno. Mario yang memang terbiasa menunda-nunda ingin menyelesaikan dulu asyiknya menjelajah.

“Ayolah kita sholat dulu, Mario. Lagipula kita tinggal 10-15 menit, bangunan ini tidak akan bergeser kemana-mana. Hehe.. ” tawa Nyummy diikuti oleh Luigi dan Monsta.

“Hhh.. baiklah. Ayo kita sholat dulu.” Mario mengiyakan ajakan teman-temannya.

Setelah sholat di masjid, mereka melanjutkan lagi menjelajah dan berfoto-foto.

“Taman ini menarik sekali ya, lihatkan batu-batu vulkanik ini bisa diukir dengan sangat indah.” Luigi mengamati ukiran di batu yang ada di sebuah taman. “Aku ingin menjadi arsitek, supaya bisa membuat taman seindah ini.” lanjut Luigi.

“MasyaAllah.. Iya benar indah sekali. Di buku pariwisata, ada kolam air mancur juga di ujung sebelah sana, yuk kita ke sana.” ajak Monsta.

Ternyata di dekat air mancur itu ada sederetan kios-kios penjual makanan. Beragam makanan dan minuman, bau harumnya tercium oleh hidung teman-teman kita. Mereka menjadi lapar.

Setelah menikmati makanan khas kota itu dan merasa kenyang, mereka akan melanjutkan perjalanan saat adzan ashar berkumandang.

“Sudah adzan, sholat yuk!” Luigi mengingatkan teman-temannya.‎

“Kenapa sih kita harus sholat tepat waktu?” tanya Mario dalam perjalanan menuju masjid.

Monsta menjawab,”Shalat tepat waktu adalah amal yang paling dicintai Allah. Jika kita mengerjakan amalan yang dicintai Allah, maka..”

“Ah iya.. Allah akan mencintai kita.” Mario meneruskan ucapan Monsta.

“Jagalah Allah, maka Allah akan menjagaMu. Jangan pernah tinggalkan sholat dan berusahalah sholat selalu di awal waktu.” ujar Luigi.

Mario mengerti sekarang.

Tamat‎

Jakarta, 11 Desember 2017

Vivi Erma 😊

Advertisements

Makan Sewajarnya

Tantangan 10 Hari | Level 10 | Kuliah Bunsay | Grab Your Imagination | Day#7

Makan sewajarnya

Monsta mengundang Mario, Luigi dan Nyummy mengunjungi rumahnya. Sebagai tuan rumah yang baik, Monsta menyediakan berbagai macam hidangan, ada kue, roti dan buah-buahan.

“Ayo ayo silahkan masuk, selamat datang di rumahku.” Monsta menyambut kedatangan tetangganya. Monsta senang sekali. Kini dia memiliki tetangga sekaligus teman. Tidak hanya satu, tapi sekaligus tiga. Monsta bahagia bermain petak umpet kemarin bersama dengan Mario, Luigi dan Nyummy. Biasanya dia hanya sendiri di rumah, bermain game di TV.

“Ini sekedar oleh-oleh dari kami, Monsta. Terimalah.” Luigi memberikan dua botol sirup rasa strawberry dan rasa anggur pada Monsta.

“Ah terima kasih. Kenapa kalian repot-repot. Kan aku yang mengundang.” Monsta tersenyum.

Langkah Nyummy terhenti, matanya terbelalak saat melihat sepiring raksasa buah-buahan. Ada Salak, Jambu, Manggis, Belimbing, Durian..

Glek.. Nyummy menelan ludah.

Nyummy memang suka sekali makan. Terkadang bahkan dia tidak bisa berhenti makan karena merasa tidak kenyang-kenyang.

Makan sewajarnya

“Monsta.. apakah buah-buah ini boleh dimakan?” tanya Nyummy.

“Tentu saja Nyummy. Semua ini untuk kalian.” Monsta mempersilahkan semua untuk mencicipi hidangan yang telah disediakan.

Nyummy menjadi lupa diri. Dia makan semua. Saat itu Monsta, Mario dan Luigi tidak memperhatikan. Mereka bertiga asyik berbincang.

Waktu berlalu. Hueeekk.. Luigi bersendawa, keras sekali.

Mario, Luigi dan Monsta spontan terdiam dan melihat ke arah Nyummy. Buah-buahan satu piring raksasa itu telah habis.

“Nyummy.. apakah kamu yang menghabiskan semua itu?” Luigu terbelalak tak percaya.

Hueekkk.. Nyummy bersendawa lagi.

“Ops.. maaf kawan..” Nyummy menutup mulutnya.

Mario dan Luigi hanya menggeleng-gelengkan kepala.

“Maaf ya Monsta, Nyummy menghabiskan semua buah-buahan.” Luigi berkata pada Monsta.

“Oh tidak masalah. Itu memang untuk kalian.” jawab Monsta.

“Aduh.. perutku mulas.” keluh Nyummy.

“Hmm.. pasti karena terlalu banyak makan.” tebak Mario.

“Aduh.. maaf Monsta. Bisakah kamu menunjukkan padaku di mana toiletnya?” Nyummy memegang perutnya yang menjadi lebih besar dari sebelum dia datang.

Sampai mereka bertiga kembali ke rumah, perut Nyummy tetap mulas. Tapi tiap ke toilet tidak ada yang keluar. Nyummy mulai panik. Dia meminta antar Mario dan Luigi untuk menemui seorang dokter.

Di RS, dokter mengatakan bahwa sakit perut Nyummy karena terlalu banyak makan, ususnya sulit mencerna makanan. Pak dokter berpesan pada nyumny bahwa seseorang baru makan sebaiknya jika sudah lapar. Dan ketika makan, tidak boleh berlebihan sampai kekenyangan.

Sambil meringis kesakitan Nyummy mengiyakan nasehat pak dokter. Merasakan sakitnya perut yang melilit, Nyummy kapok makan berlebihan sampai kekenyangan. Sangat berbahaya untuk kesehatan percernaan.

Tamat

“Tidak ada bejana yang diisi oleh manusia yang lebih buruk dari perutnya, cukuplah baginya memakan beberapa suapan sekedar dapat menegakkan tulang punggungnya (memberikan tenaga), maka jika tidak mau, maka ia dapat memenuhi perutnya dengan sepertiga makanan, sepertiga minuman dan sepertiga lagi untuk nafasnya.”

Hasan: Diriwayatkan oleh Ahmad (IV/132), Ibnu Majah (no. 3349), al-Hakim (IV/ 121). Lihat Irwaa-ul Ghaliil (no. 1983), karya Syaikh al-Albani rahimahullah.

Jakarta, 9 Desember 2017

Vivi Erma 😊

Petak Umpet

Tantangan 10 Hari | Level 10 | Kuliah Bunsay | Grab Your Imagination | Day#6

“Ayo bermain petak umpet!” Nyummy mengajak kawan-kawannya.

“Hah? Apa itu bermain petak umpet? Game baru?” Monsta terbengong kebingungan. Baru kali ini dia mendengar bermain petak umpet, yang dia tahu hanya macam-macam game yang dia mainkan di TV.

Luigi dan Mario tersenyum. “Betul kamu tidak pernah bermain petak umpet Monsta. Menyenangkan tau!” ujar Mario.

“Jadi permainan dimulai dengan semua pemain melakukan hompimpa untuk menentukan penjaga, sisa pemain lainnya bersembunyi. Penjaga berdiri memegang tiang atau pohon yang dijadikan sebagai markas. Penjaga tersebut harus menutup mata dan menghitung sampai 20, sementara yang lainnya bersembunyi.”

“Hmm..” Monsta menyimak penjelasan Luigi.

Luigu meneruskan, “Setelah selesai menghitung, penjaga mencari satu demi satu para pemain yang bersembunyi, saat penjaga sudah mendapati pemain yang bersembunyi maka penjaga harus menyebutkan namanya lalu sesegera mungkin memegang markas, jika markas terpegang terlebih dahulu oleh pemain yang bersembunyi maka seluruh pemain yang sudah didapat akan bersembunyi lagi dan si penjaga menghitung lagi satu sampai 20.” terang Luigi panjang lebar.

Monsta mengangguk-anggukkan kepalanya tanda mengerti.

“Penjaga akan berhenti menjaga jika sudah berhasil mendapatkan seluruh pemain yang bersembunyi dan yang bertugas sebagai penjaga selanjutnya adalah pemain yang pertama kali didapat oleh si penjaga, kali ini si penjaga sebelumnya ikut bersembunyi.” tambah Mario.

“Sepertinya seru! Ayo kita mulai saja, aku sudah tidak sabar,” ajak Monsta.

Hom.. pim.. pa..

Nyummy yang pertama menjadi penjaga. Nyummy menutup mata dan mulai menghitung saat Mario, Luigi dan Monsta mencari tempat untuk bersembunyi.

Monsta senang sekali dengan permainan ini. Dia menyesal kenapa baru tahu sekarang permainan ini dan terlalu banyak bermain Game di TV. Bermain bersama teman-temannya jauh lebih menyenangkan.

Nilai-nilai moral yang bisa diambil dari permainan ini adalah ⤵

🐌 Dalam sebuah permainan kita harus siap kalah siap menang, jika kita siap main maka kita harus siap jika kita kurang beruntung dengan menjadi penjaga.

🐌 Saat menjadi penjaga kita harus terima dengan ikhlas dan lakukan tugas sebaik-baiknya, atur strategi, kencangkan lari kita, dan semangat harus tetap dijaga agar kita mampu menyelesaikan tugas kita.

🐌 Untuk dapat bermain permainan ini anak-anak harus mampu bersosialisasi dengan teman-temannya, jika anak tidak bisa bersosialisasi pasti akan diasingkan oleh lainnya, sehingga tidak bisa mengikuti berbagai permainan.

🐌 Untuk bersosialisasi anak-anak harus memiliki sifat yang baik, jujur, tanggung jawab, semangat tinggi. Bayangkan jika si anak saat dia menjadi penjaga tetapi tidak semangat, malas-malasan, bisa jadi dikemudian hari anak ini tidak akan dibolehkan mengikuti permainan lagi. Semakin baik sikap kita maka kita semakin disenangi teman-teman.

🐌 Untuk mendapatkan fisik yang kuat maka anak-anak akan mengupayakan cara-cara terbaik untuk menguatkan fisiknya seperti makan yang banyak, minum yang banyak, latihan lari-lari yang banyak sehingga ini akan berdampak baik pada tumbuh kembang anak. Anak-anak akan dengan sendiri terpacu untuk menjadi yang terbaik di lingkungannya.

🌍 Sumber bacaan : Jatisariku.com

Jakarta, 8 Desember 2017

Vivi Erma 😊

Apa yang Akan Diingat Orang Tentangmu?

Tantangan 10 Hari | Level 10 | Kuliah Bunsay | Grab Your Imagination | Day#5

“Hmm.. siang-siang begini, enaknya kita buat jus semangka ya..” Nyummy menelan ludah saat membayangkan segarnya jus buah semangka.

Matahari memang sedang terik-teriknya. Baju Mario, Luigi dan Nyummy basah oleh keringat.

“Yuk buruan, kita buat jus semangka,” ajak Mario.

“Asyiikkk..” Luigi dan Nyummy mengekor di belakang Mario.

“Yaaahhh.. buah semangkanya habis,” Mario melongok ke dalam isi kulkas, “gagal kita akan membuat jus semangka.”

“Buah yang lain?” Tanya Nyummy.

“Habis juga,” jawab Luigi setelah memeriksa tempat persediaan buah.

Ting tong..

“Wah ada tamu. Kalian ada janji dengan seseorang?” Luigi bertanya pada Nyummy dan Mario.

“Tidak.” Nyummy dan Mario menggeleng.

Luigi bergegas menuju pintu ruang tamu.

“Selamat siang.. perkenalkan aku Monsta, tetangga baru kalian. Ini ada sedikit hadiah perkenalan.” Tetangga baru bernama Monsta itu memberikan buah semangka yang sangat besar.

Yay.. Luigi bersorak dalam hati.

“Terima kasih Monsta. Perkenalkan aku Luigi. Silahkan masuk.” Luigi mempersilahkan Monsta masuk.

Mario terhenyak. Dia masih mengingat jelas wajah Monsta saat di stasiun tempo hari. Ya.. Monsta itulah yang memarahi Mario karena menerobos antrian.

Mario hendak bersembunyi tapi terlanjur dipanggil oleh Luigi.

“Mario.. Nyummy..perkenalkan, tetangga baru kita, Monsta.”

Mario bersembunyi di belakang Nyummy.

“Lihatlah apa yang Monsta bawa untuk kita. Sebuah semangka!” Suara Luigi terdengar bahagia.

“Tadinya kami akan membuat jus, tapi buah semangka kami habis,” Luigi bercerita pada Monsta. Monsta hanya tersenyum mendengarnya.

“Halo aku Nyummy.” Nyummy menjabat tangan Monsta.

“Dan aku Mario..” buru-buru Mario bersembunyi lagi di balik Nyummy.

Nyummy kebingungan melihat tingkah Mario sedari tadi.

“Hei tunggu! Sepertinya wajahmu kukenal..” Monsta berusaha mengingat-ingat,”Tapi dimana ya..”

“Mungkin di jalan, silahkan duduk Monsta.” Luigi mempersilahkan Monsta untuk duduk.

“Ah iya iya mungkin saja, aku belum ingat.” Ujar Monsta.

Mario merasa gelisah.

“Aku buatkan jus semangka untuk kita bertiga dan tamu kita ya,” Nyummy berinisiatif.

“Eh jangan, aku saja!” Mario merebut semangka dari tangan Nyummy.

Mario bertingkah aneh.. pikir Nyummy dan Luigi.

Luigi dan Nyummy beramahtamah dengan Monsta. Beberapa menit kemudian datanglah Mario membawa seteko penuh jus semangka. Warna merahnya terlihat sangat menyegarkan.

Mario berharap Monsta agar cepat pulang setelah minum jus semangka. Tapi Luigi terus saja mengajak Monsta berbicara. Mario menjadi cemas Monsta akan segera ingat mereka pernah bertemu di mana.

“Ayo kita bermain tebak gambar pada batu.” Ajak Luigi pada Monsta dan yang lain.

“Wah, aku suka sekali bermain tebak gambar pada batu,” Monsta mengiyakan ajakan Luigi.

Mario memberikan kode tidak setuju pada Luigi, tapi Luigi tidak terlalu memperhatikan.

Mario terpaksa menurut ikut bermain. Setelah bermain beberapa ronde..

“Aaaa.. aku ingat sekarang!” Suara Monsta mengagetkan semua orang, “di stasiun! Kamu kan yang menerobos antrian saat itu!”

Nyummy dan Luigi saling berpandangan. Mario menunduk malu.

“Hahahaha ya aku ingat sekarang.” Monsta tertawa.

Luigi dan Nyummy ikut tertawa.

“Oh pantas.. tingkah Mario aneh sekali,” ujar Nyummy.

“Sudahlah.. asal kamu tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi ya. Kita kan bertetangga sekarang. Mari kita berteman baik.” Monsta menepuk-nepuk punggung Mario.

Hmm.. ternyata Monsta tidak semenyeramkan seperti yang aku ingat tempo hari. Dan yaahh.. perbuatan buruk memang membuat malu jika diingat. Mulai sekarang aku ingin agar orang mengingat aku karena perbuatan baikku. Batin Mario.

Tamat

Jakarta, 7 Desember 2017

Vivi Erma 😊

Cara Membuat Dongeng yang Baik

🍑🍒🍓🍎🍅🍇🍈🍉🍋🍌🍍

Cemilan Rabu #10.2

📝 Cara Membuat Dongeng Yang Baik 📝

Kunci mendongeng yang baik adalah dengan memperhatikan pendengarnya. Dengan memperhatikan siapa pendengar dongeng kita, maka kita dapat menemukan empat unsur penting yang menjadi kunci ketertarikan pendengar (anak-anak) pada suatu dongeng. Yaitu:

•tema,
•tokoh,
•alur cerita,
•latar cerita.

Hal ini harus diperhatikan oleh seorang pendongeng atau orang tua agar dapat membuat dongeng yang menarik sehingga tujuan dari mendongeng benar-benar tersampaikan kepada anak. Sebab, di dalam proses mendongeng, terkandung banyak pelajaran (moral), nilai-nilai yang akan ditanamkan kepada anak.

Satu unsur dapat lebih menonjol di antara unsur lainnya, karena bisa jadi sebuah dongeng dikatakan menarik karena alur dan penokohan saja yang menonjol. Tentu lebih baik apabila keempat unsurnya diperhatikan optimal. Berikut uraian keempat unsurnya :

1. Tema 🎨

Tentukanlah tema dongeng yang akan dibuat. Pengarang menampilkan sesuatu tema karena ada maksud tertentu atau pesan yang ingin disampaikan, ini biasa disebut amanat. Jika tema merupakan persoalan yang diajukan, amanat merupakan pemecahan persoalan yang melahirkan pesan-pesan.

Tema cerita merupakan konsep abstrak yang dimasukkan pengarang ke dalam cerita yang ditulisnya, sekaligus sebagai pusat cerita.

2. Tokoh 👥

Tokoh adalah individu rekaan yang mengalami peristiwa atau perlakuan dalam berbagai peristiwa yang ada dalam cerita. Setiap cerita memiliki paling sedikit satu tokoh dan biasanya ada lebih dari satu. Tokoh-tokohnya mungkin binatang, orang, obyek atau tokoh imajinatif.

Tokoh dapat memiliki dua sifat, yaitu protogonis (karakter yang melambangkan kebaikan, menunjukkan sikap positif dan merupakan contoh yang layak ditiru) dan antagonis (karakter yang berlawanan dengan tokoh protagonis, merupakan contoh karakter yang harus dijauhi sikap dan perbuatannya).

Penokohan yang dipilih dipengaruhi oleh sifat, ciri pendidikan, hasrat, pikiran dan perasaan yang akan diangkat oleh pengarang untuk menghidupkan dongeng.

3. Alur 🎞

Alur adalah konstruksi mengenai sebuah deretan peristiwa secara logis dan kronologis saling berkaitan yang dialami oleh pelaku.

Alur dibagi menjadi dua macam,

🔸Alur lurus
🔸Alur sorot balik.

Alur lurus adalah peristiwa yang disusun mulai dari awal, tengah, yang diwujudkan dengan pengenalan, mulai bergerak, menuju puncak dan penyelesaian.
Alur sorot balik adalah urutan peristiwa yang dimulai dari tengah, awal, akhir atau sebaliknya. Alur dapat melibatkan ketegangan, pembayangan dan peristiwa masa lalu. Hal ini dimaksudkan untuk membangun cerita agar peristiwa ditampilkan tidak membosankan.

Selanjutnya alur ditutup dengan ending, yaitu happy ending (bahagia) atau sad ending (sedih). Untuk ending terserah kepada pendongeng apakah akan membuatnya menjadi akhir yang bahagia atau akhir yang menyedihkan.

4. Latar / Setting 🏛

Latar adalah segala keterangan, petunjuk yang berkaitan dengan ruang, waktu dan suasana terjadinya peristiwa dalam suatu karya sastra. Dengan demikian sebuah latar cerita akan memberi warna cerita yang ditampilkan, disamping juga memberikan informasi situasi dan proyeksi keadaan batin para tokoh.
Istilah latar biasanya diartikan tempat dan waktu terjadinya cerita.

Hal tersebut sebagian benar, tetapi latar sering berarti lebih dari itu. Di samping tempat dan periode waktu yang sebenarnya dari suatu cerita, latar meliputi juga cara tokoh-tokoh dalam cerita itu hidup dan aspek kultural lingkungannya.

Berikut penjelasan tentang latar atau setting :

1. Latar sosial (mencakup penggambaran keadaan masyarakat, kelompok sosial dan sikapnya, adat kebisaaan, cara hidup, maupun bahasa yang melatari peristiwa)
2. Latar fisik atau material (mencakup tempat, seperti bangunan atau daerah). Latar akan memberikan warna cerita yang ditampilkan, disamping juga memberikan informasi situasi dan proyeksi keadaan

5. Bahasa 🔡

Pastikan kalimat yang dibuat mudah dimengerti oleh pendengar. Hindari diksi maupun susunan kalimat yang bisa mengundang multitafsir. Pendengar seperti anak-anak lebih menyukai kalimat yang lugas dan tidak menggurui.

Salam Ibu Profesional,

/Tim Fasilitator Bunda Sayang/

🖥 Sumber Inspirasi:

http://jalurilmu.blogspot.co.id/2011/12/cara-memilih-dongeng-sesuai-usia-anak.html

http://shantystory.com/2016/09/15/ilmu-mendongeng-asyik-bersama-nia-kurniawati/

https://www.kompasiana.com/bennybhai/cara-mudah-menulis-dongeng-untuk-anak

🍇🍈🍉🍊🍋🍌🍅🍎🍏🍐🍑🍒

Buah dan Sayur

Tantangan 10 Hari | Level 10 | Kuliah Bunsay | Grab Your Imagination | Day#3

Hatchi!!
Luigi mengelap hidung dengan tisu yang diberikan oleh Nyummy.‎
Haaa… tchiii..!!
Brrr..
Luigi merapatkan selimut yang membungkus badannya.

Luigi sedang sakit flu. Sepertinya tertular oleh penumpang di kereta jurusan ke Bandung kemarin. Udara Bandung juga dingin karena sedang musim hujan.

“Aneh sekali.. srooottt!!” Luigi membuang ingusnya,” kenapa hanya aku yang tertular flu ya? Kenapa kalian berdua baik-baik saja?” tanpa Luigi pada Mario dan Nyummy.

Mario sedang membuat secangkir teh lemon hangat untuk Luigi. “Ini coba kamu minum.. supaya badanmu hangat. Sebentar lagi sup ayamnya juga matang.”

Sluurrrppp.. Luigi meminum teh lemon hangat.

“Kami tidak sakit karena daya tahan tubuh kami kuat. Kenapa? Karena kami suka makan buah, sayur dan makanan bergizi lainnya.”

Dalam hati Luigi membenarkan ucapan Mario. Dia memang tidak suka buah dan sayur. Dia hanya suka makanan dari tepung, seperti roti, pizza, donat dan pie susu. Beda dengan Mario yang rajin meminum jus setiap hari. Apalagi Nyummy, Nyummy adalah Dino yang melahap segala yang ada, asal bisa dimakan dia akan bilang itu enak. Hahaha Luigi tersenyum simpul mengingat betapa gembulnya Nyummy.

Hmmm.. bau Harum sup ayam buatan Mario memenuhi seluruh ruangan.

“Ini makanlah, sup ayam, di dalamnya ada berbagai macam sayuran, ada brokoli, wortel, kentang, buncis, kubis dan kacang merah.” Mario meletakkan mangkuk yang mengepulkan uap panas di meja di depan Luigi.

“Ah bagaimana aku akan memakannya. Kenapa tidak boleh kuahnya saja sih? Kamu tahu aku tidak suka sayur.” Luigi menggerutu.

“Kamu mau sembuh atau tidak, Luigi? Tadi kamu bertanya kenapa hanya kamu yang tertular flu di kereta kan?” Mario menyuapkan sup ke Luigi.

“Ayo telan Luigi, sayur-sayur itu bagus untukmu.” Mario membujuk Luigi.

Dengan berat hati Luigi mengunyah wortel, kentang dan kacang merah yang ada di sendok suapan Mario tadi. Dengan susah payah juga dia telan.

Hmm.. tidak terlalu buruk juga rasanya. Apa karena sudah tercampur bumbu sup ya. Luigi menggumam dalam hati.

“Sayur-sayur ini akan membantumu lekas sembuh Luigi. Di dalamnya terdapat berbagai macam vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh kita.” Mario menyendokkan sup lagi ke dalam mulut Luigi.

“Buah-buah ini juga bagus Luigi. Ada semangka dan strawberry. Kandungan vitamin A dan C nya tinggi.” Nyummy meletakkan sepiring semangka dan strawberry yang sudah dipotong rapi,” makanlah nanti ya.”

Sayur dan buah

“Ah kau ini Nyummy. Aku saja masih harus berjuang menghabiskan sayur sup ini. Sekarang masih ada tantangan lain, aku juga harus menghabiskan buah- buah itu.. huaaaaa” Luigi menangis histeris.

Hatciii!!!
Luigi bersin lagi.

“Jika kamu ingin sembuh dan sehat, kamu harus berjuang melawan rasa tidak sukamu pada buah dan sayur Luigi.” Nyummy menasehati Luigi.

Manfaat Sayur dan buah

“Diantara kita bertiga, kamulah yang sering sakit Luigi. Kamu mudah sekali tertular orang lain.” Mario menambahkan.

Luigi jadi teringat, saat liburan ke pulau Lombok, dia malah meringkuk di kamar karena demam. Seharusnya dia bisa menikmati bermandi matahari dan berenang di pinggir pantai. Begitu pula saat mereka pergi ke Gunung Bromo, dia malah pusing karena kedinginan. Daya tahan tubuhnya memang lemah sekali. Dia akui.

“Baiklah kalau begitu. Aku ingin sembuh. Dan aku juga ingin sehat, sama seperti kalian.” Luigi semangat menghabiskan supnya.

Diapun menghabiskan buah semangka dan strawberry. Sejak saat itu Luigi bertekad ingin menjadi sehat. Dengan banyak makan sayur dan buah.‎

Manfaat Sayur dan buah

Tamat

Jakarta, 5 Desember 2017

Vivi Erma

Membangun Karakter Anak Lewat Dongeng

Materi Kuliah Bunda Sayang Ibu Profesional Level 10

Membangun karakter anak lewat dongeng

If you want your children to be intelligent, read them fairy tales. If you want them to be more intelligent, read them more fairy tales – Albert Einstein

I love fairy tales! Even now in my thirty something 😆

Saya mengenal dongeng dari ayah saya. Saat kecil, sebelum tidur, ayah selalu mendongeng. Sepanjang yang saya ingat, dongeng-dongeng itu tidak pernah terlalu panjang (mungkin karena diceritakan oleh seorang ayah dimana kosa katanya tidak sebanyak mama 😆), selalu melibatkan hewan dan ada sebuah pesan moral di akhir kisahnya.

Ada si kancil, buaya, kelinci, singa, semut dan masih banyak lagi. Dongeng yang tidak panjang tapi sangat berkesan bagi Vivi kecil. On a lighter note, sepertinya moment mendongeng itu yang membuat ikatan rasa antara saya dan ayah lebih kuat dibanding saya dengan mama.

Ingatan saya berkelana ke masa kecil karena Qadarullah, materi Kuliah Bunda Sayang di level 10 adalah tentang MEMBANGUN KARAKTER ANAK LEWAT DONGENG.

Sebuah dongeng (cerita) merupakan refleksi kehidupan nyata sehingga memiliki daya tarik tersendiri bagi pendengar dan pembacanya, termasuk anak-anak. Semakin berkembang kemampuan berbicara anak, semakin menuntut keingintahuan mereka akan banyak hal.

Bercerita atau mendongeng merupakan metode sekaligus media komunikasi yang menjadi tradisi dari generasi ke generasi. Alur dan tutur cerita memberikan sentuhan emosi yang luar biasa dalam keseharian anak, sehingga cerita memberikan banyak manfaat bagi perkembangan kepribadian anak. Yah meskipun peran dan fungsinya kini mulai tergantikan oleh tayangan-tayangan televisi dan game di komputer.

Di level 10 ini tidak salah rasanya jika saya menyimpulkan bahwa bu Septi ingin mengajak menghidupkan kembali dongeng untuk anak-anak kita.

APA MANFAAT BELAJAR DONGENG UNTUK IBU?

Pertanyaan ini sebagai sebuah pembuka materi. Berikut adalah beberapa jawaban yang terangkum dari hasil diskusi (termasuk jawaban saya 😋) ⤵

🐠 1. Membangun bonding
🐠 2. Menanamkan nilai tanpa banyak menasehati langsung
🐠 3. Pesan kepada anak lebih mudah disampaikan
🐠 4. Melatih ketrampilan berbahasa dan kosakata
🐠 5. Menanamkan karakter baik
🐠 6. Membangun kenangan
🐠 7. Mengasah kemampuan menganalisa
🐠 8. Mengenalkan idola baik
🐠 9. Membantu ibu untuk mengajarkan anak berbagai macam emosi lewat bahasa tubuh dan mimik wajah
🐠 10. Mengasah imajinasi

Setelah memahami apa manfaat belajar mendongeng, lalu Bu Septi mengajak kami berpetualangan memasuki “Dunia Dongeng Ibu Profesional”

Membangun karakter anak lewat dongeng

Selamat Datang di Dunia Dongeng Ibu Profesional …
Rumah mungil di tepi sungai itu sekarang kelas kita.
Di sana kita akan saling bertutur, menceritakan berbagai kisah dengan berbagai mimik wajah yang terlihat penuh asa
1 jam kita akan duduk bersama disini penuh kehangatan sambil mendengarkan gemericik air yang menambah sejuk nya kisah tentang kita.
Burung burungpun beterbangan mengitari rumah kita seakan akan mereka tau bahwa kita
datang dengan penuh cinta
Mari kita bertutur, apa yang Bunda rasakan saat ini ?

Wuuaaahh.. imajinasi membawa kami berkelana ke alam maya.

Di sini di dalam rumah ini kita sedang memasuki dunia imajinasi yg sudah lama kita tinggalkan, padahal kita sedang diamanahi anak-anak yg dunianya penuh imajinasi…jadi wajar kalau kadang kita tidak nyambung dengan mereka.

Berapa kali mereka bilang ke kita ingin terbang, dan berapa kali kita balas dengan senyuman saja. Berapa kali mereka bersikap aneh, dan berapa kali kita bilang “ada ada saja kamu”.

Dunia kita dan dunianya memang berbeda.

Mari sekarang kita keluar, duduk di rerumputan di pinggir sungai, menghirup udara segar sebanyak-banyaknya dan hembuskan perlahan…

Sekarang kita akan belajar mendatangkan kembali imajinasi yg dulu pernah ada, dengan membuat dongeng bersambung berbasis apa yg kita lihat saat ini di Dunia Dongeng Ibu Profesional.

Saya perlu 3 relawan yang mau bertutur secara bersambung, silakan angkat 🙋

Terpilihlah Mba Sasa, Mba Caca, dan Mba Rima. Dan dongeng pun dimulai…

“Ketika bangun pagi ku dengar suara lengkingan rusa. Seketika aku ingin beranjak dari tempat tidur dengan memikirkan ide hari ini untuk…

Kulewati hari indah ini bersama yanda dan nanda tercinta. Semesta mendukung dengan cahaya kasihnya yang mengintip malu malu dibalik sepoi angin dan kicauan merpati. Manalagi yang ku cari jika semua ini cukup ada untukku dan…

Aku bersyukur kepada Allah Sang MAha Pencipta. Yang telah menciptakan dunia dan sisinya. Sang Arsitek Yang Maha Agung, seniman Yang Luaar biasa. Menciptakan dunia dengan segala keindahannya, serta memenuhi segala kebutuhan manusia dengan sangat sempurna. Allah Maha Segalanya…”

Membangun karakter anak lewat dongeng

Tidak berhenti di tiga relawan itu saja, Bu Septi kemudian menyodorkan tiga buah gambar secara berurutan untuk kembali memantik imajinasi kami.

Membangun karakter anak lewat dongeng

Membangun karakter anak lewat dongeng

Membangun karakter anak lewat dongeng

Berikut adalah imajinasi versi saya (ehem)

🐝 Gambar 1“Assalamualaikum semua.. perkenalkan namaku Le – Bee – Ra. Aku si lebah bersepatu merah.”

🐝 Gambar 2 “Aku tinggal di hutan. Tapi seperti yang kalian lihat, habitatku hancur. Pohon-pohon dipotong dan dijadikan rumah untuk manusia. Aku sedih sekali.”

🐝 Gambar 3 ➡ “Dulu sebelum dikusai manusia, seperti inilah indahnya hutanku. Aku adalah hewan darat. Aku hidup berbahagia berdampingan dengan kupu-kupu dan burung. Banyak sekali bunga-bunga bermekaran. Aku suka sekali dengan bunga. Aku hidup dengan menghisap sarinya. Sari-sari bunga itu yang membuatku bisa menghasilkan madu. Temanku bukan hanya di darat, tapi juga di laut. Ada bermacam-macam ikan dan gurita. Entah bagaimana keadaan mereka sekarang, saat manusia juga telah sering mengunjungi mereka. Semoga mereka baik-baik saja.”

Tamat 😊

“Selain potongan gambar, imajinasi kita juga bisa terbangun dengan membuat kisah/dongeng berdasarkan potongan koran yang ada, grab your imagination!” terang Bu Septi melanjutkan.

Membangun karakter anak lewat dongeng

Membangun karakter anak lewat dongeng

Dan sebagai penutup kelas malam ini,

Membangun karakter anak lewat dongeng

Mari belanja gagasan, kalau menemukan link yang bisa memperkaya imajinasi kita lewat dongeng tambahkan disini yaa…

Dongeng dengan pasir tanpa suara

Kolaborasi para ibu untuk membuat ebook dongeng anak Indonesia
http://www.serusetiapsaat.com

Ebook Dongeng Berbahasa Inggris
http://www.freechildrenstories.com

Ada lagi yang punya sumber untuk memperkaya kemampuan imajinasi kita untuk menyeimbangi imajinasi anak-anak?

Yuk tulis linknya disini

Sumber Bacaan:

_Hidayati, Nurul. 2015. Mendongeng, Strategi Pendidikan Karakter dalam Keluarga, (Online),http://eduku.co/read/23-Mendongeng-Strategi-Pendidikan-Karakterdalam-Keluarga.html_

_Kartikawati, Eny. 2012. Hanya 33% Orangtua yang Masih Sempat Mendongeng untuk Anak, (Online), http://wolipop.detik.com/read/2012/10/10/070850/2058848/857/hanya-33- orangtua-yang-masih-sempat-mendongeng-untuk-anak_

_Institut Ibu Profesional, Bunda Sayang, Antologi, Materi Menumbuhkan Karakter anak lewat dongeng, 2015_

https://guruceritaku.blogspot.co.id/2017/06/dongeng-anak-dengan-cerita-bergambar-edukatif.html

http://sayangianak.com/bagaimana-cara-mulai-mendongeng/

https://mekarbelajar.wordpress.com/2017/11/28/hasil-workshop-mendongeng-dengan-kak-mul/

Kelas malam ini bolehlah berakhir, akan tetapi imajinasi harus terus dilatih agar kita semakin mahir, dengan kata lain PRAKTEK! 😄 Inilah … *drumroll

🎊🎊Tantangan 10 Hari Kelas Bunda Sayang Level 10 🎊🎊

🌈Membangun Karakter Anak melalui Dongeng 🌈

Dongeng adalah salah satu usaha laku kita dalam bertutur tentang sebuah cerita yang pasti tidak akan ditolak oleh anak-anak. Maka sangat pantaslah jika kita sebagai seorang ibu harus berlatih untuk mendongeng :

📝 Bagi yang anak-anaknya dibawah 12th / belum baligh :

Latih diri kita untuk membuat dongeng kreatif yang mengandung nilai karakter yang ingin kita tanamkan ke anak-anak, ceritakan kepada anak-anak dengan cara yang kreatif juga & catatlah prosesnya setiap hari.

📝 Bagi yang anak-anaknya sudah baligh:

Latih diri kita untuk terlibat bersama anak-anak mencari & ngobrol bareng tentang segala sesuatu yang menginspirasi ( tentang siapa, apa , bagaimana , dst ) dan mempunyai nilai2 kebaikan kemudian catat kisah serunya setiap hari .

📝 Untuk semuanya :

Silakan latih diri kita untuk menjawab segala keluh kesah anak atau anggota keluarga atau teman dengan dongeng/kisah

Contoh :

“Ibu, ini bulan-bulan yangg sangat berat dalam hidup saya, saya nggak sanggup lagi kayaknya untuk melanjutkan proses yang sudah saya mulai”

Jawab :

“Hmmm…sini ibu peluuuk….kisahmu ini seperti pilot yang sedang menembus gumpalan awan, ada rasa takut untuk memasukinya, tapi sang pilot memutuskan harus masuk awan itu, tidak bisa balik, karena pasti tidak akan sampai tujuan. Apa yang dilakukan sang pilot? Full Konsentrasi, dan High Speed masuk ke awan dan turbulensi yg luar biasa. Penumpang pun berteriak menyebut nama Allah, pilot pun mungkin keluar keringat dingin, adrenalinnya naik, emosinya diguncang, tapi dia harus tenang. Alhamdulillah suasana seperti itu hanya sesaat, yang penting berani untuk dilalui. Pilotpun segera bersyukur tenang.. penumpang mulai senyum bahagia. Sampai di daratan peristiwa di atas tadi memang menakutkan tapi akan menjadi bagian cerita perjalanan kita.”

⏳Periode tantangan 30November-16 Desember 2017⏳

📚Kumpulkan tantangan pada link berikut ini

https://goo.gl/forms/amZ8GJuUjGy3k8Ef2

💻Bagi anda yang menggunakan blog , gunakan label :

Ibu Profesional
Bunda Sayang
Level 10
Tantangan 10 hari

🖥 Gunakan hashtag berikut saat pengumpulan tugas:

#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination

Selamat berimajinasi 😘🤗👏

Review Materi Kuliah Bunda Sayang Level 10 oleh Vivi Erma