Beauty Inside Out

The sun doesn’t lose its beauty when covered by the clouds. The same way your beauty doesn’t fade when being covered by Hijab

Jadi gini.. berawal dari acara #BloggerMuslimahMeetUp yang lalu menghadirkan Teteh Khadija (Peggy Melati Sukma), dan sukses membuat saya terpesona dengan kisah hijrahnya, MasyaAllah tabarakallah.. Sabtu, 24 Februari 2018, saya memutuskan memenuhi undangan dari Dream.co.id untuk menghadiri acara afternoon tea dengan Fenita Arie sebagai bintang tamunya. Mungkin bagi yang belum update, mba Fenita Arie yang terkenal sebagai host acara gosip di TV swasta, pada awal tahun 2018 telah memutuskan untuk berhijab dan ya.. resign dari acara gosip yang telah membesarkan namanya di dunia entertainment.

Baca juga : Peggy Melati Sukma Ganti Nama

Oke, saya akui saya KEPO πŸ˜†

Kisah hijrah dari kalangan selebritis bagi saya menarik sekali untuk disimak, makanya saya bela-belain “mensubkontrakkan” anak-anak ke neneknya selama tiga jam sore itu untuk datang ke Penang Bistro di Kebon Sirih, tempat diadakannya acara πŸ˜†

Well, saya memang berharap bisa mendengar cerita dengan durasi yang lebih panjang dari mba Fenita Arie yang cantik jelita. Tapi acara sudah dikemas sedemikian padat sehingga porsinya dibagi-bagi. Jadi setelah pemaparan singkat kisah dibalik hijrah mba Fenita Arie, acara dilanjutkan dengan pengenalan Tabungan Haji dan Umroh oleh Bank Muamalat serta Beauty Tutorial by Lancome Paris.

Bagi yang KEPO dengan kisah di balik hijrahnya mba Fenita Arie, check this video out ‡

Kisah Fenita Arie Memutuskan untuk Berhijab

Duduk di bagian depan itu ada plus-minusnya. Plusnya kita dapat spot untuk foto panggung dengan jelas, minusnya.. jaim mau makan banyak-banyak πŸ˜… Penang Bistro menyajikan beraneka snack bites lezat luar biasa yang menemani segelas es teh. Betul-betul afternoon tea party yang layak untuk dihadiri. 😍

AHJUMMA DIANTARA PARA NOONA

Acaranya seru! OKE, ternyata saya adalah ahjumma diantara para noona. πŸ˜‚ Sempat merasa insecure karena tidak mengenal seorangpun disitu di mana yang lain sepertinya sudah saling mengenal sebelumnya. Anak-anak muda itu duduk dengan berkelompok. Baru terjawab kekepoan saya bahwa ternyata mereka telah beberapa kali mengikuti acara yang rutin diadakan oleh Dream.co.id. Hmmm.. pantes πŸ˜‹

Tapi saya tidak menyesal sih sudah datang, ya gimana mau kecewa kalau pulangnya bawa goodie bag isinya beginian ‡

Nah, terus ini apa hubungannya ya dengan Aliran Rasa Level 12 Kuliah Bunsay – Keluarga Multimedia ?

Oh ada donk. Berbicara tentang era digital, media internet memang sudah tidak asing lagi penggunaannya dikalangan masyarakat. Tua, muda, kaya, miskin, dari kota sampai desa, semua mengenal dunia maya. Hampir tiap individu menggunakannya, baik untuk bisnis, mencari informasi maupun hanya sebatas terhubung dengan teman.

Melihat wajah-wajah muda di depan dan kanan saya saat itu, saya kagum bahwa para noona ini berinvestasi waktu dengan baik. Mereka berkomunitas positif yang mendukung pengembangan diri mereka sebagai seorang muslimah. Dan ini tidak menafikkan kontribusi Dream.co.id sebagai Situs Berita Muslim Populer yang secara kontinue mengadakan acara-acara berkualitas untuk mewadahi muslimah muda Indonesia. What i am trying to say is.. media bisa menjadi positif jika kita fokus pada sisi manfaatnya.

Sama seperti perkuliahan di Institut Ibu Profesional, entahlah bagaimana nasib para ibu (baca : saya πŸ˜‹) yang ingin belajar ilmu pengasuhan tapi tidak selalu leluasa meninggalkan anak-anak dan rumah. Media internet mempermudah hidup saya – dan saya yakin juga banyak ibu di luar sana.

Be Shine, Be Bright, Be Better You

Jakarta, 26 Februari 2018

Vivi Erma 😊

Advertisements

Membangun Kebersamaan Melalui Kemajuan Teknologi

Reviu Materi 12 Kelas Bunda Sayang
Institut Ibu Profesional

KELUARGA MULTIMEDIA
Membangun kebersamaan melalui kemajuan teknologi

Dengan adanya kemajuan teknologi saat ini, membuat dunia sekarang tak berbatas. Maka kita sebagai manusia pada umumnya dan sebagai ibu pada khususnya harus bisa lebih mawas.

MAWAS DIRI , ketika adanya teknologi membuat waktu kita habis,karena justru bekerja untuk teknologi tersebut bukan teknologi yang bekerja untuk kita. Di era yang makin canggih, harusnya kita memiliki waktu luang yang panjang bersama keluarga yang bikin nagih.

MAWAS PANTAU , dimana adanya kemajuan teknologi justru membuat kita menjadi polisi mengawasi kegiatan anak-anak berselancar di dunia maya, bukan teknologi yang membantu kita melatih dan memantau anak-anak dalam proses memperkaya wawasannya.

MAWAS INFORMASI, ketika kita menjadi sangat takut, cemas, tertinggal informasi di sosial media, chit chat di berbagai WhatsApp Grup. Kemajuan teknologi justru bisa membuat kita terkena penyakit Fear of missing out (FoMO), suatu kondisi di mana seseorang takut dikatakan tidak update, tidak gaul, dan takut ketinggalan berita yang sedang santer. Teknologilah yang harusnya bisa menata untuk kita segala macam informasi yang bermanfaat untuk bisa kita telaah sewaktu-waktu tanpa harus mengurangi kualitas mutu bertemu dengan anak-anak dan keluarga.

Sesi Keluarga Multimedia di kelas Bunda Sayang kali ini sudah membuat teman-teman cerdas teknologi. Segala macam applikasi sudah teman-teman eksplorasi satu-satu selama minimal 10 hari berturut-turut. Tidak hanya anda sendiri tetapi seluruh peserta di kelas bunda sayang melakukannya secara serempak. Hal ini akan menambah semakin kayanya wawasan kita tentang kemajuan teknologi yang ada saat ini.

Tahap selanjutnya kita akan menyeleksi mana applikasi yang bisa membantu pekerjaan kita sehari-hari, mana applikasi yang bisa menambah keakraban kita dan keluarga, dan mana applikasi yang bisa menjadi sarana kita menambah ilmu tanpa terhalang jarak geografis.

Praktekkan, apakah applikasi yang teman-teman pilih bisa bekerja untuk kita, sehingga teknologi benar-benar membantu kita untuk menambah kebersamaan bersama keluarga.

Bagikan pengalaman teman-teman memakai applikasi teknologi tersebut, sehingga banyak keluarga yang terselamatkan keutuhan keluarganya, banyak keluarga yang makin punya waktu untuk keluarga dengan semakin majunya teknologi.

Sehingga kita tidak akan ikut menyukseskan ketakutan yang diprediksi Albert Einstein tentang kemajuan teknologi ini, minimal di keluarga kita sendiri.

” I fear the day that technology will surpass our human interaction,the world will have a generation of idiots “Albert Einstein

Dan kami seluruh fasilitator kelas Bunda Sayang #1, mengucapkan S.E.LA.M.AT kepada seluruh peserta kelas bunda sayang #1 yang sudah berhasil menyelesaikan tahapan belajar di bunda sayang ini dengan tuntas.

Silakan mengalirkan segala rasa yang ada sebagai wujud syukur kita yang sudah berhasil mengalahkan diri sendiri dari rasa malas, berhasil memanage kebosanan, mengalahkan satu titik fase yang hampir membuat kita menyerah untuk melangkah. Sampai akhirnya kita ketagihan menunggu-nunggu tantangan dan pembelajaran yang berbeda di setiap sesi.

Bersyukurlah ketika dalam hidup ini kita masih memiliki tantangan, artinya kita masih HIDUP. Minimal 120 tantangan sudah kita lewati selama kita belajar bersama di kelas bunda sayang #1 ini.

Terima kasih untuk semua teman-teman yang berkenan menjadi teman belajar kami di kelas ini.Karena sesungguhnya sayalah, sebagai fasilitator, yang banyak belajar dalam mengelola kelas selama 1 tahun ini.

Teruslah melangkah, biarkanlah rasa lelah itu yang kewalahan mengikuti langkah kaki kita untuk belajar.

Saatnya untuk menaikkan kualitas tantangan kita di kelas bunda cekatan.

Salam Ibu Profesional,

/Tim Fasilitator Bunda Sayang/

πŸ“šSumber Bacaan :

_Richard.E Meyer, Multimedia Learning, ITS Press, 2015_

_Terrence W Cavvanough, The Digital Reader, 2010_

_Dr. Rulli Nasrullah, M.Si, Media Sosial, Perspektif komunikasi, budaya dan sosioteknologi, 2017_

YouTube

Tantangan 10 Hari | Level 12 | Kuliah Bunsay IIP | Keluarga Multimedia | Day 10

YouTube. Di postingan sebelum ini sempat saya singgung betapa signifikan aplikasi ini dalam hidup saya (hasyeeekk.. 😁). Melalui aplikasi ini saya bisa menambah khasanah keilmuan baru – “update” “upgrade” “recall”, terutama tentang agama. Sebagai ibu yang memiliki dua balita, dimana salah satunya belum sekolah, membuat saya terus terang tidak begitu leluasa mengejar kajian Offline.

Disamping itu, aplikasi ini banyak membantu pekerjaan saya sebagai ibu rumah tangga dengan keywordhow to” -nya (if you know what i mean πŸ˜‰), ya.. saya adalah salah satu ibu yang learning by doing πŸ˜‚πŸ€£

So, thanks YouTube πŸ˜—

Jakarta, 15 Februari 2018

Vivi Erma 😊

Pinterest : A Visual Collection of All Your Interest

Tantangan 10 Hari | Level 12 | Kuliah Bunsay IIP | Keluarga Multimedia | Day 8

Let me introduce you to the best social media in the world , Pinterest.

What’s Pinterest? Pinterest is a visual bookmarking tool that helps you discover and save creative ideas. http://about.pinterest.com/

I know Pinterest in 2012. I found almost everything in there. Pinterest provide my needs as my self (dress up ideas, bedtime stories – creepy pasta πŸ˜‚ ), as a mother (recipe, home decor, kids playing activities ideas) , as a writer (writing ideas), as a graphic designer and many more.

It is real hard not to quickly fall I love with Pinterest. It is so easy to use and can provide endless hours of entertainment. The platform is highly versatile and is great for entertainment or business marketing. This is not just a random opinion but the huge success and wide popularity of this design says it all. If you are not using Pinterest for personal or business we suggest you at least go and give it a look for yourself πŸ˜‰

Jakarta, 13 Februari 2018

Vivi Erma 😊

Logopit Plus – Logo Maker

Tantangan 10 Hari | Level 12 | Kuliah Bunsay IIP | Keluarga Multimedia | Day 7

Sewaktu diadakan lomba desain LOGO di sebuah komunitas menulis yang saya ikuti (Rumbel Menulis Ibu Profesional Jakarta), saya secara sengaja mencari Logo Creator di App Store. Dan dari beberapa yang direkomendasikan, LOGOPIT ini salah satunya. Setelah mencoba aplikasi yang lain, LOGOPIT ini satu-satunya yang mudah digunakan (menurut saya), yang lainnya lumayan njelimet πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Alhamdulillah, setelah coba-coba bikin kok asyik ya, akhirnya ikutan deh lomba desain LOGO RB Menulis dan eh ternyata.. kepilih!!! πŸ˜ƒ

Selain sebagai Logo Maker, aplikasi ini juga sebetulnya bisa untuk membuat desain grafis, kolase foto maupun hanya sebagai penempel LOGO.

Jakarta, 12 Februari 2018

Vivi Erma 😊

LINE Camera

Tantangan 10 Hari | Level 12 | Kuliah Bunsay | Keluarga Multimedia | Day 6

Sebelum kenal aplikasi lain-lain, LINE Camera ini andalan saya untuk kolase foto dan menjadikannya a way more fun and attractive. Setelah kenal Photofy dan mengharuskan saya menempel LOGO, aplikasi ini membantu sekali. Dan bukan saya saja yang suka, anak-anak juga tertarik dengan fiturnya, drawing and stickers.

Jadi saat kami melakukan perjalanan panjang, ke luar kota misalnya, atau menemui kemacetan, LINE Camera keep the children busy and bye bye the crancky. πŸ˜†

So, these are their projects with LINE Camera

And these are mine

Jakarta, 11 Februari 2018

Vivi Erma 😊

Phonto – Text on Photos

Tantangan 10 Hari | Level 12 | Kuliah Bunsay IIP | Keluarga Multimedia | Day 5

Nah, ini nih aplikasi yang ngebantu banget – banget masalah FONT. I enjoy using this app 😊 Ragam FONT nya luar biasa banyak.. and you get to pick your own color.

Dengan adanya banyak pilihan FONT seperti ini membuat desain grafis kita lebih menarik.

Aplikasi Phonto ini hanya untuk menambahkan TEXT pada foto atau background yang sudah kita buat sebelumnya ya, persis Fonteee . Jadi tidak ALL IN seperti CANVA , Photofy maupun PicsArt. Aplikasi ini FREE Watermark.. so it’s a big yeay for me πŸ˜†

Berikut adalah hasil menggunakan aplikasi ini :

Jakarta, 10 Februari 2018

Vivi Erma 😊