Pesan Idul Fitri oleh Bunda Elly Risman

http://bit.ly/PesanIdulFitriIbuEllyRisman

🌺😊🌺😊🌺😊🌺😊🌺😊🌺         

 

*PESAN IDUL FITRI 1438 H*
Oleh Elly Risman

Direktur, Psikolog, dan Trainer Yayasan Kita dan Buah Hati

           

🌺😊🌺😊🌺😊🌺😊🌺😊🌺

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 
Ayah Bunda yang berbahagia, 

Izinkan saya, Elly Risman dan keluarga saya serta keluarga besar Yayasan Kita dan Buah Hati menghaturkan Selamat Hari Raya  Idul Fitri 1438 Hijriyah.
Taqobalallohu minna wa minkum, 

Mohon maaf lahir dan batin.
🙏Semoga doa-doa kita selama Ramadhan ini dikabulkan Allah.

🙏Semoga kita disehatkan dan dipanjangkan umur sehingga bisa bersua Ramadhan yang akan datang – Aamiin
🌹Ayah dan Bunda yang disayangi Allah, 

Kita berharap juga agar di tahun-tahun mendatang kita dikaruniai kejernihan fikir dan hati yang lebih khusyuk, sehingga kita semakin takwa kepada Allah. Ibadah dan amalan semakin sempurna, ilmu yang kita peroleh lebih luas dan bermanfaat serta insha Allah dikayakan Allah dengan rezeki yang halal dan thayyib, serta yang tak kalah pentingnya, semoga Allah mengizinkan kita untuk meningkatkan kualitas pengasuhan anak anak kita.
Untuk  itu marilah kita tidak menunggu anak meminta maaf, akan tetapi kita memberanikan diri terlebih dahulu meminta maaf kepada anak-anak kita dari dosa-dosa dan kesalahan atau kekeliruan pengasuhan yang dilakukan selama ini.

Katakan kepada mereka bahwa ayah dan bunda punya sejarah masa lalu yang belum sempat semuanya terselesaikan, ayah dan bunda mungkin tidak punya contoh yang baik atau ilmu yang memadai untuk menghadapi tantangan zaman dalam membesarkan kalian dan.. selalu tergesa gesa!

Oleh sebab itu ayah bunda minta maaf, ya nak, untuk semua yang kurang menyenangkan selama ini.

Marilah kita sama-sama berdoa agar Allah mengizinkan ayah dan bunda sanggup berjanji pada diri sendiri, mulai setelah lebaran ini insha Allah akan menjadi ayah dan bunda yang lebih baik, lebih sabar dan penyayang serta lebih memiliki kemampuan untuk mengerti juga memahami kalian, ya nak.

Kita harus bekerja sama untuk mewujudkannya ya. 
🌹Ayah Bunda, 

meminta maaf itu sangat penting, karena pertama akan menurunkan emosi negatif, kedua anak jadi belajar “… Oh kalau salah harus minta maaf ya…”

Sehingga, Insya Allah, ke depan, apakah mereka sebagai suami istri, ayah dan ibu atau sebagai sesana teman, mereka tidak berat dan gengsi untuk meminta maaf bila melakukan kesalahan atau kekeliruan. Kalau kita menemukan ada orang yang sulit meminta maaf padahal sudah jelas-jelas salah, mungkin dulu karena orangtuanya tidak pernah minta maaf kepada mereka.
🌹Setelah Hari Raya ini saya menghimbau diri saya dan juga menghimbau Ayah Bunda untuk kita lebih fokus memenuhi tujuan utama pengasuhan kita, yaitu menghasilkan anak-anak yang lebih taqwa. 

Memiliki anak-anak yang taqwa Insya Allah akan meningkatkan derajat kita sbg orang tua. Mungkin pangkat bisa dibeli, namun derajat hanya Allah lah yang bisa beri.

Karena sesungguhnya anak anak kita adalah “masa depan” kita, di dunia ini maupun di akhirat nanti. 😇
🌹Sehubungan dengan selesainya Ramadhan ini, yuk kita ajak anak kita untuk mensyukuri segala sesuatu yang sudah kita miliki dan yang bisa kita capai sepanjang tahun yang lalu. Syukur adalah akhlak pertama dari seorang muslim. Allah sangat sayang pada orang yang pandai bersyukur, sehingga Dia menjanjikan akan menambahkan kenikmatanNya, dan orang-orang yang tidak pandai bersyukur akan sangat menderita karena mereka tidak merasakan kenikmatan memiliki atau mendapatkan sesuatu.
🌹Di hari yang bahagia ini, 

anak-anak akan bertemu banyak saudara atau sepupu-sepupu mereka.

Alangkah indahnya kalau kita memulai sebuah budaya baru dengan tidak menanyakan pada ponakan-ponakan kita hanya prestasi akademis semata, tapi kita memberikan penghargaan atas keberhasilan-keberhasilan yang lebih menyangkut hal-hal yang spiritual atau psikologis sifatnya. Bagaimana anak memiliki akhlak yang lebih baik: suka menolong, pandai menyapa, bertimbang rasa dan hal-hal yang seperti itu lainnya.
❤Penting juga untuk kita belajar untuk memvalidasi anak-anak kita dengan 3P yaitu Penerimaan, Penghargaan dan Pujian. Kita terima anak kita apa adanya, lebih dan kurangnya tak perlu dibanding-bandingkan dengan siapapun.
❤Kita hargai apa yang bisa mereka lakukan dan yang bisa mereka capai.

Jangan pelit dengan pujian bila anak memang pantas menerimanya.
❤❤❤

Nikmatilah bukan hanya binar mata, tapi juga pancaran hatinya yang turut berbinar lewat ekspresi wajahnya.

Kalau bukan kita yang menghangatkan jiwanya, lalu siapa lagi?
🌹Terakhir Ayah Bunda, mari kita teruskan melatih anak-anak kita untuk menahan diri dari keinginan tanpa batas atas segala sesuatu, agar mereka tetap dalam lindungan Allah dari bencana zaman, karena ditanganNya jua letak segala kekuasaan dan segala perlindungan.
🌹😊🌹😊🌹

Selamat berbahagia Ayah Bunda, setelah ibadah dan beramal yang mulia. 

Semoga selalu disayang Allah.

🌹😊🌹😊🌹
Selamat bersilaturahim, Selamat Hari Raya Idul Fitri 🙂 
*_Menyelamatkan satu anak sama dengan menyelamatkan kemanusiaan_*
Sebarkan..

           

🌺😊🌺😊🌺😊🌺😊🌺😊🌺

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

🔅*Yayasan Kita dan Buah Hati*🔅

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
👍Fanpage:

Yayasan Kita dan Buah Hati

👍Twitter:

@kitadanbuahhati

👍Alamat:

Jalan Tamansari Persada Raya Blok 1 No. 12, Bekasi

👍No HP:

0856 7010 222

🌺😊🌺😊🌺😊🌺😊🌺😊🌺

Pendekatan Permainan dalam Mengajar Membaca

🍦 *CEMILAN RABU* 🍦
*_Materi #5: Menstimulasi Anak Suka Membaca_*
*Pendekatan Permainan dalam Mengajar Membaca*
🌟Pada hakikatnya membaca adalah proses memahami dan merekonstruksi makna yang terkandung dalam bahan bacaan. 
🌟Kemampuan membaca yang diperoleh seseorang pada tahap membaca permulaan, akan sangat berpengaruh terhadap kemampuan membaca lanjut kelak.
🌟Karenanya, para ahli merancang berbagai metode permainan untuk mengembangkan kemampuan membaca anak usia dini dalam rangka memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. 
*Berikut adalah beberapa metode permainan membaca yang dimaksud:*
1⃣*Metode sintesis*

Metode ini berdasarkan pada teori asosiasi. Metode ini menekankan pemahaman bahwa suatu unsur (dalam hal ini: unsur huruf) akan bermakna apabila unsur tersebut bertalian atau dihubungkan dengan unsur lain (huruf lain) sehingga membentuk suatu arti. 
Unsur huruf tidak akan memiliki makna apa-apa kalau tidak bergabung (bersintesis) dengan unsur (huruf) lain, sehingga membentuk suatu kata, kalimat atau cerita yang bermakna. Karenanya, dalam permainan ini, membaca dimulai dari unsur huruf. 
Permainan membaca ini dilakukan dengan menggunakan bantuan gambar pada setiap kali memperkenalkan huruf, misalnya huruf a disertai gambar ayam, angsa, anggur, apel.

2⃣*Permainan membaca metode global*

Metode ini dibuat berdasarkan teori ilmu jiwa keseluruhan (gestalt). 
Dalam metode ini, anak pertama kali memaknai segala sesuatu secara keseluruhan. Keseluruhan memiliki makna yang lebih dibandingkan dengan unsur-unsurnya. Kedudukan setiap unsur, hanya berarti jika memiliki kedudukan fungsional dalam suatu keseluruhan.
Contohnya: unsur “a” hanya bermakna, jika “a” ini fungsional dalam kata atau kalimat, misalnya “ayam berlari.” 
Maka, metode global memperkenalkan membaca permulaan pada anak yang dimulai dengan memperkenalkan “kalimat.” 
Kalimat dalam permainan membaca permulaan ini dipilih dari kalimat perintah agar anak melakukan hal-hal yang ada dalam perintah tersebut, seperti “ambil apel itu”. Permainan ini dapat dilakukan dengan menggunakan kartu kalimat, kata, pecahan suku kata, dan huruf. Kegiatan permainan ini juga dapat dilakukan dengan menggunakan papan flanel dan karton yang dapat ditempel.
3⃣ *Permainan membaca metode _whole-linguistic_*

Dalam pendekatan ”whole-linguistic” permainan membaca tidak dilakukan dengan menggunakan pola kata atau kalimat yang berstruktur melainkan dengan menggunakan kemampuan linguistik (bahasa) anak secara keseluruhan. 
Kemampuan linguistik secara keseluruhan akan melibatkan kemampuan anak dalam melihat (mengamati), mendengar (menyimak dan memahami), meng- komunikasikan (mengungkapkan atau memberi tanggapan), membaca gambar dan tulisan yang menyertainya. Dalam menggunakan pendekatan ini, lingkungan dan pengalaman anak menjadi sumber permainan yang utama. 
Pendekatan ini juga tidak hanya menfokuskan pada pengembangan bahasa saja tetapi juga intelektual dan motorik anak.
Contoh: pada tema ”tanaman” dengan subtema buah-buahan, orang tua mengenalkan buah apel. Ortu bertanya pada anak tentang pengetahuan buah apel dari segi warna dan bentuk, rasa, jumlah buah apel. Pengenalan membaca permulaan dalam pendekatan _”whole-linguistic”_ ini dilakukan secara terpadu tanpa mengenal struktur pada anak, misalnya setelah anak menggambar atau mewarnai sesuatu, misalnya rumah atau binatang, ortu meminta anak memberi nama dari gambar tersebut dan ortu membantu menuliskan nama dari gambar yang diinginkan anak. Dan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, anak masih diminta untuk menceritakan tentang isi gambar yang telah dibuatnya itu.

*Sumber:*

http://windaulfah-pgsd11.blogspot.co.id/2013/12/metode-membaca-permulaan-di-sekolah.html?m=1
http://www.membumikanpendidikan.com/2015/02/pendekatan-permainan-membaca-dan.html?m=1
http://susipebrianti1300682.blogspot.co.id/2015/12/rancangan-permainan-membaca-dan-menulis_99.html?m=1

*Salam Ibu Profesional*

//Tim Fasilitator Kelas Bunda Sayang//

⏳⌛⏳⌛⏳⌛⏳⌛⏳⌛⏳⌛

Seri Genius Matematika : Kokiwa dan Sapi- Sapinya

MENGENAL BILANGAN


I remember when i was in school i am very weak in math. Mungkin karena saat itu saya belajar matematika dengan cara yang salah. Membaca buku seri genius matematika ini saya berandai- andai semisal buku ini sudah ada saat saya dulu SD, mungkin nilai matematika saya bisa lebih baik 😆

Dalam buku berjudul KOKIWA dan Sapi- sapinya ini, kita belajar mengenal bilangan. Review buku (masih) saya ambil dari sini ⤵

https://pengunyahkata.wordpress.com/2014/10/05/kokiwa-dan-sapi-sapinya/

Kokiwa tidak dapat berhitung, ketika membagikan jagung untuk anak-anak, Kokiwa kebingungan harus menyediakan berapa jagung lagi agar tidak kurang, Kokiwa juga tidak tahu jumlah sapi-sapinya atau ayam-ayamnya. Untungnyaaa… ada anak-anak yang mengajari Kokiwa tentang bilangan; satu, dua, tiga, empat, lima. Sekarang Kokiwa bisa menghitung dengan bilangan! Tapi kokiwa kesulitan menghitung sapinya yang lebih dari 5. Maka Kokiwa belajar lagi bilangan yang lebih besar; enam, tujuh, delapan, sembilan. Oh, sapi Kokiwa dimangsa singa hingga tak bersisa. Anak-anak mengajari Kokiwa jika tidak ada lagi, artinya O. Kokiwa belajar bilangan O yang artinya habis, tidak ada apa-apa lagi. Kokiwa harus belajar bilangan yang lebih besar lagi, karena sapinya beranak 😀

Wah, bagaimana bisa sapi-sapinya Kowiwa beranak, sementara sebelumnya habis dimangsa singa hingga tak bersisa? -___-‘ mungkin Kowiwa membeli sapi baru yang tidak diceritakan di buku ini. Heu…

Menurut saya buku seri genius matematika ini sungguh jenius dalam mengemas pelajaran matematika dengan begitu apik, menarik dan mudah dipahami (eh ini apa karena saya sudah dewasa ya 😄). Kalau anak- anak saya tentulah belum paham (<7thn). Mereka suka saja melihat grafis dan angka- angka yang bertebaran, serta sibuk membuat script sendiri 😆

Ya namanya juga membiasakan anak- anak AKRAB dengan buku. Tidak memahami apa yang dibaca sekarang bagi saya tidak masalah. Anyway, hari ini sudah hari ke – 10, dan saya berencana berhenti sampai di hari ini untuk Tantangan 10 Hari For Things to Change I must Change First. Namun insyaAllah semangat membaca tidak akan pudar.


FUN WAYS TO LEARN MATH FOR KIDS



#Buku7

#GameLevel5

#Tantangan10Hari

#KuliahBunSayIIP

#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Seri Genius Matematika : Mahkota Permata yang Hilang

MENGENAL POLA



Kegiatan membaca di hari ke sembilan ini masih berkutat di Seri Genius Matematika. Setelah kemarin anak- anak membuat versi cerita sendiri berdasarkan imajinasi di buku Temukan Superkentut!, hari ini giliran Mahkota Permata yang Hilang.

Review buku saya ambil dari sini ⤵

https://pengunyahkata.wordpress.com/2014/06/29/mahkota-permata-yang-hilang/

Ketika menggunjungi museum, Detektif Flare menyadari sebuah mahkota permata yang dipajang palsu karena mahkota itu tidak sesuai dengan urutan pemata yang tertera di pamflet. Ternyata sang Pencuri yang menamakan diri Bintang Hitam meninggalkan petunjuk pesan pada Direktur Museum. Dengan mengikuti pesan dari sang Pencuri, Detektif Flare berusaha memecahkan beragam pola untuk menemukan mahkota permata. Bagaimana cara Dektektif Flare beserta asistennya memecahkan pola-pola tersebut?

Cerita Detektif Flare untuk memecahkan beragam pola ini seru sekali, tetapi saya kurang suka sama ilustrasi tokoh detektifnya. Terus itu kenapa direktur Museum, warna bajunya berubah-ubah…sementara Detektif dan asistennya konsisten dengan baju kotak-kotak dan bergaris 😀

♥♥♥



FUN WAYS TO LEARN MATH FOR KIDS


Vivi Erma 😊
#Buku6

#GameLevel5

#Tantangan10Hari

#KuliahBunSayIIP

#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Niatan Berumah tangganya Apa?

#SilmyShares:
“Waktu itu kok dia nggak gini-gini amat perasaan..” 😔
“Pindahin baju ke tempat kotor aja mesti aku juga nih?” 😧
“Wah mestinya dulu aku cek dulu ya bisa kerja apa nggak..” 🤔
“Nggak pernah nyempetin waktu/romantis deh kayak dulu.. ” 😢
“Pasangan itu enak ya, adem dan kayaknya saling support. Coba kita kayak gitu..” 😕
💖💖💖
Pernah nge-batin atau mikir seperti itu 👆? 

Kalau pernah, saya punya pertanyaan. 
#1. Emang dulu sebelum nikah, niatan berumah tangganya apa? Apa sudah sama-sama lurus dan bertujuan untuk memenuhi kodrat dan bersiap untuk di akhirat nanti atau memenuhi “ekspektasi sosial” penghuni-penghuni dunia semata? 
#2. Dulu sebelum nikah, pernah bahas masalah2 penting? Pernah bahas hak dan kewajiban sebagai suami istri dan hal-hal genting lainnya seperti: Apa persiapan untuk jiwa? Siapa yg masak? Boleh tidak istri kerja? Kapan punya anak? Bagaimana mengasuhnya? Atau hanya sibuk mencari catering, gedung, dan undangan saja? 
#3. Bagaimana dengan “bibit, bebet, dan bobot”? Istilah yang ada sekian lama di belahan bumi kita tentu bertahan selama itu karena ada alasannya. Siapakah calon kita ini? Siapa orang tuanya? Bagaimana dia diasuh? Bagaimana dia menyelesaikan/menghadapi masalah, apakah bekerja keras untuk melalui atau menghindarkan pergi? Apakah dia siap dan bersedia secara mental untuk menjaga kesejahteraan orang lain, bukan hanya mapan finansial saja? 
#4. Yang terakhir, apakah anda sendiri siap? Apakah anda tidak “berubah” dari sebelum menikah? Apa perbaikan yang sudah anda lakukan untuk hubungan anda? Apakah anda mempermudah hidup pasangan anda atau malah menambah beban hidupnya? 
💖💖💖
Teman-teman sayang, 

Yuk luruskan niat. Semua pasangan melewati ujiannya masing-masing. Kadang memang terasa sesak, kadang merasa tak mungkin menghadapi tantangan depan mata, tapi percayalah, Penciptamu tidak memberikan lebih dari apa yang kamu mampu 🙂 
Pasangan itu yg selalu kamu elu-elu, mereka juga melewati gunung-gunung permasalahan yang tidak kamu tahu. Mereka mungkin sering ganti mobil, atau belanja barang-barang mahal, tapi mungkin saja mertuanya tidak pernah menyenangkan atau anaknya sakit yang tidak bisa disembuhkan. 
Mari kembali ke diri sendiri. LOOK INSIDE. Apa yang bisa diperbaiki, apa yang bisa diasah, bagian mana lagi yang bisa diisi? Fokus kepada bagaimana memenuhi peran disini agar bisa bahagia di akhir nanti. 

Saya percaya bahwa tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai sesuatu yang baik, asal dimulai dari sekarang. Bayangkan betapa indahnya hidup jika kesadaran ini muncul dari kedua pasangan 🙂 
The grass is not greener on the other side, the grass is greener where you water it. 
Semoga semakin bisa bersyukur dengan apa yang diberikanNya, karena sungguh, belum tentu mampu jika hal-hal yang lupa disyukuri diambil kembali. 
QS Ibrahim, ayat 7:
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.
💖💖💖
Selamat bersyukur! 

Sending positive vibes to all of you always, 

#SilmyRisman

Seri Genius Matematika : Temukan Superkentut!

MENGENAL HIMPUNAN

Tiga hari anak- anak vakum membaca, karena sedang asyik membantu Auntie-nya membuat kue lebaran 😁 Bahkan diajak membaca sebelum tidurpun tidak mau, bilangnya kecapekan dan lebih memilih dininabobo-kan suara tilawah surat pendek Mommynya. Jadi ya sudahlah. Tidak mau, tidak dipaksa 😆

Hari ini, mau dibacakan buku Seri Genius Matematika. Sekilas cerita, dapat buku ini rejeki banget, waktu ada SALE besar- besaran dari Gramedia, satu buku dibandrol Rp. 10.000 -an. Sayang waktu itu hanya beberapa seri yang tersisa, langsung saya borong semua 😁 *tertawabahagia (di OL Shop harga terendah masih Rp. 35.000-an)

Dari yang saya baca, Seri Genius Matematika terdiri dari 15 buku. Saya membeli 4 seri, salah satunya berjudul Temukan Superkentut! 


Buku ini menjelaskan berbagai konsep matematika dengan cerita dan ilustrasi warna-warni di setiap lembarnya. Buku seri ini merupakan terjemahan dari Korea, sehingga ada beberapa nama tokoh dalam cerita ini yang khas Korea.

Ilustrasi gambar yang warna-warni di atas lembar kertas glossy dengan karakter yang khas anak-anak membuat anak- anak suka. Dibolak- balik, bahkan Akhtar dan Qaleef memiliki skenario cerita tersendiri sesuai imajinasi. Buku ini ditandai untuk usia anak 7+, jadi ya saya belum memperkenalkan konsep matematika sesuai cerita. Hanya anak- anak suka menyebut angka- angka yang tertera.

Review Temukan Superkentut! Saya ambil dari sini ⤵ https://pengunyahkata.wordpress.com/2014/11/28/seri-genius-matematika/

Dari judulnya saja lucuuuu, Superkentut! 🙂 Senjata andalannya yaaa…kentut. Yang namanya kentut, orang pasti tidak ada yang mau mengaku. Lalu bagaimana, caranya menemukan Superkentut? Ternyataaa…ternyataaa…dengan konsep himpunan akhirnya bisa menemukan siapa si Superkentut. Kok Bisa? Bisaaa, dengan bantuan Pak Tua yang memberikan ciri-ciri superkentut kepada Pak Kepala Sekolah. Pak Kepala Sekolah mengumpulkan semua murid dan membaginya berdasarkan ciri-ciri yang diberikan oleh Pak Tua, sehingga akhirnya mendapatkan anggota irisan himpunan yang memenuhi semua ciri-ciri Superkentut.

Suka banget dengan ilustrasi buku ini, setiap karakter anak-anaknya wajahnya kocak, hahaaa… Kepala Sekolah juga! Tingkah anak-anak di ilustrasi ini juga konyol waktu pembagian himpunannya, hahaaa… Seneng jadinya liat setiap lembaran buku ini.

FUN WAYS TO LEARN MATH FOR KIDS



Vivi Erma 😊


#Buku5

#GameLevel5

#Tantangan10Hari

#KuliahBunSayIIP

#ForThingstiChangeIMustChangeFirst

Cemilan Rabu : Menstimulasi Anak Suka Membaca

🍦Cemilan Rabu🍦

*Materi #5: Menstimulasi Anak Suka Membaca*

*Tahap Perkembangan Anak Suka Menulis*
✍ Menulis merupakan ekspresi/ungkapan dari bahasa lisan ke dalam suatu bentuk goresan/coretan. 

Kegiatan awal menulis dimulai ketika anak pura-pura menulis di atas kertas, pasir atau media lainnya dalam bentuk coretan-coretan sampai anak mampu menirukan bentuk tulisan yang sesungguhnya.

Beberapa tahap perkembangan menulis anak dapat digambarkan sebagai berikut:
⭐ *Tahap Mencoret atau Membuat Goresan (Scrible Stage)*

Pada tahap ini, anak mulai membuat tanda-tanda dengan menggunakan alat tulisnya. Mereka mulai belajar tentang bahasa tertulis dan bagaimana mengerjakan tulisan tersebut. Anak membuat coretan-coretan acak (tidak teratur), coretan- coretan seringkali digabungkan seolah-olah coretan itu tidak pernah lepas dari kertas. 
💡Orang tua dan guru pada tahap mencoret seharusnya menyediakan jenis-jenis bahan untuk menulis seperti pensil, spidol, buku, kertas, dan krayon.
⭐ *Tahap Pengulangan secara Linear (Linear Repetitive Stage)*

Tahap selanjutnya dalam perkembangan menulis adalah tahap pengulangan secara linear. Pada tahap ini, anak menelusuri bentuk tulisan yang mendatar (horizontal) ataupun garis tegak lurus. Dalam tahap ini, anak berpikir bahwa suatu kata merujuk pada sesuatu yang besar mempunyai tali yang panjang dari pada kata yang merujuk pada sesuatu hal yang kecil
⭐ *Random/Acak (Random Letter Stage)*

Pada tahap ini, anak belajar tentang berbagai bentuk yang dapat diterima sebagai suatu tulisan dan menggunakan itu semua agar dapat mengulang berbagai kata dan kalimat. Anak-anak menghasilkan garis yang berisi pesan yang tidak mempunyai keterkaitan pada suatu bunyi dari berbagai kata.
⭐ *Tahap Berlatih Huruf (Menyebutkan Huruf – Huruf)*

Kebanyakan anak-anak, biasanya sangat tertarik huruf-huruf yang membentuk nama mereka sendiri.
⭐ *Tahap Menulis Tulisan Nama (Letter-Name Writting or Phonetic Writing)*

Pada tahap ini, anak mulai menyusun hubungan antara tulisan dan bunyi. Permulaan tahap ini sering digambarkan sebagai menulis tulisan nama karena anak-anak menulis tulisan nama dan bunyi secara bersamaan. Misalnya mereka menulis ”kamu” dengan tulisan ”u”. Anak senang menuliskan nama pendek panggilan mereka sendiri melalui contoh yang mereka lihat dengan huruf-huruf besar atau kecil.
Mereka mulai menghadirkan berbagai kata dengan suatu bentuk grafik yang secara refleks menunjukkan tentang apa yang didengar.
Semakin berkembangnya penguasaan kosa kata anak serta kemampuannya dalam berkomunikasi dengan orang lain, akan memiliki dampak terhadap perkembangan fungsi kognitifnya. Kemampuan mengkomunikasikan sesuatu seperti nama benda, orang atau binatang dengan menggunakan kosa kata yang banyak dan teratur akan mencerminkan kemampuan berpikir anak tentang hal tersebut.
⭐ *Tahap Menyalin Kata-kata yang Ada di Lingkungan*

Anak-anak menyukai menyalin kata-kata yang terdapat pada poster di dinding atau dari kantong kata sendiri.
⭐ *Tahap Menemukan Ejaan*

Anak telah menggunakan konsonan awal (misal L untuk Love). Konsonan awal, tengah dan akhir untuk mewakili huruf misal DNS pada kata dinosaurus.
⭐ *Tahap Ejaan Sesuai Ucapan*

Anak mulai dapat mengeja suatu tulisan berupa kata- kata yang dikenalnya sesuai dengan ucapan yang didengarnya.
Sumber:
http://paudjateng.xahzgs.com/2015/09/5-tahapan-perkembangan-menulis-anak.html?m=1
http://www.membumikanpendidikan.com/2015/02/tahapan-perkembangan-kemampuan-menulis.html?m=1
Salam Ibu Profesional

/Tim Fasilitator Kelas Bunda Sayang/

⌛⏳⏳⌛⌛⌛⌛⌛⏳⌛